3 Desember Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Disabilitas Internasional

Penasaran 3 Desember hari apa? Pelajari sejarah, makna, dan upaya mendukung penyandang disabilitas di Hari Disabilitas Internasional 2025.

Diterbitkan 03 Desember 2025, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setiap tanggal 3 Desember, dunia memperingati Hari Disabilitas Internasional atau International Day of Persons with Disabilities. Menurut National Today, peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tantangan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas, baik fisik maupun mental.

Lebih dari sekadar simbolik, hari ini mengingatkan kita bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk bekerja, bermain, menjaga kesehatan, dan meraih kesuksesan.

Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), penyandang disabilitas dapat menjadi anggota masyarakat yang produktif dan memberikan kontribusi besar. Hari Disabilitas Internasional adalah kesempatan bagi kita untuk menghargai kemampuan dan potensi mereka, bukan sekadar melihat keterbatasannya.

Sejarah Singkat Hari Disabilitas Internasional

Perjalanan peringatan ini telah melalui beberapa momen penting:

1933 – Franklin D. Roosevelt

Franklin D. Roosevelt menjadi presiden pertama Amerika Serikat yang hidup dengan disabilitas. Dia menjadi advokat hak-hak penyandang disabilitas, membuka jalan bagi pengakuan dan perlindungan hukum bagi mereka.

Franklin, yang dijuluki FDR, mengalami kelumpuhan pada sebagain tubuhnya akibat menderita polio pada 1921. Namun, kekurangan itu tidak menghentikan FDR menjadi Presiden ke-32 AS.

Pada 1932, saat masa kepemimpinannya, dia membantu AS memulihkan diri dari masa Depresi Hebat dan kemenangan dalam Perang Dunia II.

Dia sering dianggap sebagai salah satu presiden terhebat yang pernah dimiliki negara. FDR pernah berkata,"Kebahagiaan itu terletak pada kegembiraan, prestasi, dan kreativitas."

 

 

1960 – Paralympic Games Pertama

Ajang olahraga internasional ini digelar untuk memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka di kancah global.

1973 – Disahkannya Rehabilitation Act

Undang-undang ini diterbitkan untuk melindungi hak sipil penyandang disabilitas, termasuk akses pendidikan, pekerjaan, dan layanan publik yang setara.

 

1976 dan 1981 – Tahun Penyandang Disabilitas oleh PBB

PBB menetapkan 1981 sebagai International Year of Disabled Persons, menandai fokus global pada kesetaraan dan inklusi.

1992 – Penetapan Hari Disabilitas Internasional

Sidang Umum PBB secara resmi menetapkan 3 Desember sebagai Hari Disabilitas Internasional, sebagai bentuk pengakuan global atas hak dan kontribusi mereka.

2013 – Skema Dukungan di Australia

Australia meluncurkan National Disability Insurance Scheme, memberikan perlindungan sosial dan dukungan nyata bagi penyandang disabilitas agar dapat mandiri dan produktif.

 

Makna Hari Disabilitas Internasional

Hari Disabilitas Internasional bukan hanya soal peringatan, tapi juga panggilan untuk bertindak. Masyarakat diingatkan untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, memberikan akses pendidikan, pekerjaan, dan layanan kesehatan yang setara.

Dengan dukungan yang tepat, penyandang disabilitas dapat berkontribusi secara signifikan dalam masyarakat, membuktikan bahwa setiap individu memiliki potensi yang berharga.