Bain Capital Crypto Danai Startup Asuransi Jiwa Bitcoin Rp 671 Miliar

Bain Capital Crypto menilai Meanwhile memiliki lapisan perusahaan asuransi jiwa teregulasi dan membangun seperti startup berbasis AI.

Diterbitkan 11 Oktober 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bain Capital Crypto memimpin putaran pendanaan senilai US$ 37,5 juta atau Rp 671 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.900) untuk perusahaan asuransi jiwa berbasis Bitcoin (BTC), Meanwhile. Suntikan dana ini membawa total pendanaan yang telah diterima Meanwhile menjadi lebih dari US$ 180 juta atau Rp 3,2 triliun.

Perusahaan asal Bermuda ini juga didukung Pendiri OpenAI, Sam Altman, sejak awal berdiri. Pendanaan baru ini diumumkan Kamis, seiring Meanwhile memperluas bisnis ke luar Amerika Serikat (AS).

“Meanwhile memiliki setiap lapisan perusahaan asuransi jiwa teregulasi dan membangunnya seperti startup berbasis AI. Pertumbuhan tahun ini membuktikan model bisnis kami,” kata Partner Bain Capital Crypto, Stefan Cohen, dikutip dari The Block, Minggu (11/10/2026).

Selain Bain Capital Crypto, sejumlah investor lain turut mendanai, di antaranya Haun Ventures, Framework Ventures, Pantera Capital, Apollo, Northwestern Mutual Future Ventures, dan Morgan Creek Digital.

Sebelumnya, Bain Capital Crypto dan Haun Ventures sudah pernah memimpin putaran pendanaan Meanwhile senilai US$ 82 juta atau Rp 1,4 triliun Oktober 2025.

Lewat dukungan modal ini, Meanwhile melaporkan total aset 1.183 BTC pada akhir 2025, naik lebih dari lima kali lipat dari tahun sebelumnya. Perusahaan juga mencatat 759 BTC sebagai modal dan surplus statutori, menurut data teraudit April lalu.

Meanwhile turut menyebut pendapatan underwriting jangka panjang bersihnya telah melampaui total pendapatan tahun lalu, berkat dukungan modal dari investor. Angka ini diproyeksikan lebih dari dua kali lipat sepanjang 2026.

 

Bain Capital Crypto Incar Model Bisnis Asuransi Berbasis AI

Sementara, dukungan Bain Capital Crypto terhadap Meanwhile ini sejalan dengan strategi firma itu untuk mencari startup yang menggabungkan model bisnis teregulasi dengan pendekatan teknologi mutakhir. Meanwhile dinilai cocok dengan kriteria tersebut lewat produk andalannya, BTC Life 1-Pay.

Produk asuransi jiwa seumur hidup ini membutuhkan satu kali pembayaran premi dalam bitcoin dan menyediakan manfaat kematian terjamin dalam mata uang kripto tersebut. Pemegang polis bisa meminjam hingga 90% dari nilai polis setelah tahun pertama.

Dengan dukungan modal dari Bain Capital Crypto dan investor lainnya, Meanwhile telah menandatangani kerja sama dengan 15 broker yang melayani keluarga kaya. Mitra ini tersebar di Singapura, Hong Kong, Uni Emirat Arab (UEA), dan Swiss.

“Keluarga kaya di seluruh dunia sudah memegang bitcoin. Yang belum mereka punya adalah cara teregulasi untuk mewariskannya,” kata Co-Founder sekaligus CEO Meanwhile, Zac Townsend, menanggapi dukungan investor ini.

Meanwhile sendiri telah menerima lisensi Class IILT dari Bermuda Monetary Authority pada Juli 2024. Perusahaan mempertahankan neraca keuangan dan cadangannya dalam denominasi bitcoin, sementara dana pemegang polis dipegang kustodian institusional teregulasi.

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.