Memecoin Bangkit Lagi, PEPE dan BONK Pimpin Reli Kripto Berisiko Tinggi

Memecoin kembali menguat dipimpin PEPE dan BONK, mengungguli Dogecoin dan Shiba Inu.

Diterbitkan 06 Januari 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memecoin kembali mencuri perhatian setelah sempat meredup dalam beberapa pekan terakhir. Token seperti Pepe (PEPE), Bonk (BONK), dan Floki (FLOKI) bahkan mengungguli kinerja Dogecoin dan Shiba Inu seiring kembalinya minat spekulatif ke pasar kripto.

Dikutip dari coinmarketcap, Selasa (6/1/2026), dalam sepekan terakhir, PEPE, FLOKI, BONK, serta Pudgy Penguins (PENGU) mencatat kinerja lebih baik dibanding memecoin berkapitalisasi besar. Sejumlah token bahkan membukukan kenaikan lebih dari 65% sejak awal tahun.

Lonjakan ini mendorong sektor memecoin ke papan atas kinerja kripto, dengan sekitar enam dari 10 aset berkinerja terbaik di 100 besar kapitalisasi pasar berasal dari kategori ini.

Seorang trader kripto dengan nama akun Unipcs di platform X memperkirakan FLOKI berpeluang mengikuti jejak reli PEPE dan BONK.

“FLOKI tampaknya sedang bersiap untuk pergerakan besar, mirip dengan apa yang terjadi pada PEPE dan BONK dalam beberapa hari terakhir,” tulis Unipcs.

Selain FLOKI, Unipcs juga menyoroti Pudgy Penguins sebagai aset yang menonjol. Ia menilai token ini memiliki sumber pendapatan nyata serta merek global yang terus berkembang—faktor yang dinilai belum sepenuhnya tercermin dalam harga. Saat ini, PENGU tercatat naik lebih dari 48% dalam tujuh hari terakhir.

Data CryptoQuant menunjukkan dominasi memecoin di pasar altcoin sempat turun ke level terendah sepanjang masa pada Desember, setelah mencapai puncak saat euforia November 2024. Rasio kapitalisasi pasar memecoin terhadap altcoin turun dari 11% pada November 2024 menjadi 3,2% sebulan kemudian—level yang secara historis kerap mendahului reli tajam memecoin.

Investor Bitcoin Lark Davis mencatat valuasi memecoin telah bertambah lebih dari USD 10 miliar sejak 1 Januari. Menurutnya, kembalinya selera risiko meski secara moderat pada kuartal pertama berpotensi memperpanjang reli di sektor ini.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Mengenal Memecoin

Memecoin adalah jenis aset kripto yang lahir dari budaya internet, lelucon, atau karakter populer, bukan dari inovasi teknologi yang kompleks. Contoh paling dikenal adalah Dogecoin, yang awalnya dibuat sebagai candaan, lalu diikuti oleh memecoin lain seperti Shiba Inu, PEPE, BONK, hingga FLOKI.

Daya tarik utama memecoin terletak pada kekuatan komunitas, viralitas di media sosial, serta sentimen pasar, bukan pada fundamental proyek yang kuat seperti utilitas blockchain atau adopsi institusional.

Pergerakan harga memecoin umumnya sangat fluktuatif dan dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek. Faktor seperti tren di platform X, dukungan figur publik, hingga euforia pasar sering kali memicu lonjakan harga secara cepat.

Karena itulah, memecoin kerap dianggap sebagai aset berisiko tinggi (high risk, high return), di mana potensi keuntungan besar berjalan beriringan dengan risiko koreksi tajam dalam waktu singkat.

 

Risiko Volatilitas

Meski berisiko, memecoin tetap memiliki peran tersendiri dalam ekosistem kripto. Dalam beberapa kasus, memecoin menjadi pintu masuk investor ritel ke dunia aset digital karena harganya yang relatif murah dan narasi yang mudah dipahami.

Namun, investor tetap perlu bersikap hati-hati, memahami risiko volatilitas, serta tidak mengandalkan memecoin sebagai instrumen investasi jangka panjang tanpa strategi yang jelas.