Pintu Futures Catat Lonjakan Volume Perdagangan Kripto 170%

Akses Pintu Futures mencatatkan trafik positif hingga 28 persen secara bulanan sejak diluncurkan pada Agustus 2025 lalu.

Diterbitkan 28 September 2025, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pintu Futures mencatat lonjakan volume trading aset kripto hampir tiga kali lipat pada periode Juni-Juli 2025, dan kembali menorehkan rekor tertinggi di Agustus.

Head of Product Marketing Pintu Iskandar Mohammad mengungkapkan, volume trading Pintu Futures dari Juni ke Juli naik hingga 170 persen, dan di Agustus secara bulanan (MoM) naik sebesar 15 persen.

"Kami menilai terdapat beberapa faktor yang mendorong peningkatan volume trading Pintu Futures, selain membaiknya kondisi pasar salah satunya adalah tersedianya fitur-fitur seperti Take Profit (TP)/Stop Loss (SL), indikator margin, hingga yang terbaru yaitu fitur price protection dan stop order," jelasnya,

Selain itu, Iskandar menambahkan, akses Pintu Futures mencatatkan trafik positif hingga 28 persen secara bulanan sejak diluncurkan pada Agustus 2025 lalu.

Transaksi aset kripto di Indonesia pada 2025 di setiap bulannya dilaporkan terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) transaksi kripto di Juli 2025 naik 62,36 persen menjadi Rp 52,46 triliun dari Juni 2025 sebesar Rp 32,31 triliun.

 

Derivatif Kripto

Spesifik pada transaksi derivatif kripto, data dari bursa kripto CFX menunjukkan, pada semester I 2025, transaksinya tembus Rp 33,54 triliun. Positifnya transaksi kripto di Indonesia ini sejalan dengan tingginya adopsi aset kripto di indonesia yang menurut Chainalysis ada di posisi ketujuh.

"Indonesia punya potensi besar di industri kripto dan ini menjadi pekerjaan bersama para pelaku pasar, regulator, dan investor kripto untuk terus mendorong adopsi kripto Indonesia dapat terus mengalami peningkatan sehingga kemajuan dari industri ini bisa memberikan kontribusi besar bagi perekonomian negara," tutur Iskandar.

Kendati begitu, Iskandar menggarisbawahi bahwa perdagangan derivatif kripto memiliki risiko tinggi.

"Sehingga penting sebelum memulai trading derivatif kripto perlu memahami konsep-konsep dasar, manajemen risiko, dan menggunakan uang dingin," pungkasnya.