Sukses

Mengenal Protokol DeFi Synthetix Pengembang Token Kripto SNX Coin

Liputan6.com, Jakarta - Synthetix adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang menyediakan eksposur on-chain ke berbagai aset kripto dan non-kripto. Protokol ini didasarkan pada blockchain Ethereum (ETH) dan menawarkan pengguna akses ke aset sintetis (synths) yang sangat likuid. 

Dilansir dari Coinmarketcap, Synths melacak dan memberikan pengembalian pada aset dasar tanpa mengharuskan seseorang untuk secara langsung memegang aset tersebut. Layaknya protokol DeFi lain, Synthetix memiliki utilitas kripto sendiri yang disebut SNX Coin.

Platform ini bertujuan untuk memperluas ruang cryptocurrency dengan memperkenalkan aset non-blockchain, menyediakan akses ke pasar keuangan yang lebih kuat.

Pendiri Synthetix

Jaringan Synthetix diluncurkan pada September 2017 oleh Kain Warwick dengan nama Havven (HAV). Sekitar setahun kemudian perusahaan berganti nama menjadi Synthetix.

Kain Warwick adalah pendiri Synthetix dan direktur non-eksekutif di jaringan ritel blueshyft. Sebelum mendirikan Synthetix, Warwick telah mengerjakan beberapa proyek cryptocurrency lainnya. Dia juga mendirikan Pouncer, situs lelang langsung eksklusif untuk Australia.

CEO proyek, Peter McKean, memiliki lebih dari dua dekade pengalaman dalam pengembangan perangkat lunak. Dia sebelumnya bekerja sebagai programmer di ICL Fujitsu. COO Synthetix, Jordan Momtazi adalah ahli strategi bisnis, analis pasar, dan pemimpin penjualan dengan pengalaman beberapa tahun di blockchain, cryptocurrency, pembayaran digital, dan sistem e-commerce.

CTO Synthetix, Justin J. Moses, adalah mantan direktur teknik di MongoDB dan wakil kepala praktik teknik di Lab49. Dia juga ikut mendirikan Pouncer.

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Keunikan

Keunikan Synthetix

Synthetix adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) dan platform untuk aset sintetis. Protokol dirancang dengan cara yang memaparkan pengguna ke aset dasar melalui synths, tanpa harus memegang aset dasar.

Platform ini memungkinkan pengguna untuk berdagang dan bertukar synth secara mandiri. Ini juga memiliki kumpulan taruhan di mana pemegang dapat mempertaruhkan token SNX mereka dan dihargai dengan bagian dari biaya transaksi di Synthetix Exchange.

Platform melacak aset yang mendasarinya menggunakan protokol pengiriman harga kontrak pintar yang disebut oracle. Synthetix memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan synth dengan mulus, tanpa masalah likuiditas/selip. Ini juga menghilangkan kebutuhan akan fasilitator pihak ketiga.

Token SNX digunakan sebagai jaminan untuk aset sintetis yang dicetak. Ini berarti bahwa setiap kali synth dikeluarkan, token SNX dikunci dalam kontrak pintar.

Harga SNX

Berdasarkan data Coinmarketcap, Selasa (28/6/2022), harga SNX Coin adalah Rp 34.874 dengan volume perdagangan 24 jam sekitar Rp 922,4 miliar.

SNX melemah 14,03 persen dalam 24 jam terakhir. Sedangkan untuk peringkat Coinmarketcap saat ini adalah 107 dengan kapitalisasi pasar Rp 4 triliun. Hingga saat ini telah terjadi peredaran suplai sekitar 114,8 juta SNX Coin dari maksimal 212,4 juta SNX Coin.

3 dari 4 halaman

Harga Kripto Selasa Pagi 28 Juni 2022

Harga kripto jajaran teratas termasuk bitcoin masih melanjutkan koreksi pada Selasa (28/6/2022). Bahkan mayoritas kripto jajaran teratas lainnya betah di zona merah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Selasa pagi, 28 Juni 2022, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, bitcoin (BTC)  turun 1,39 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, harga bitcoin menguat 2,07 persen dalam sepekan. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 20.848,15 atau sekitar Rp 308,76 juta (asumsi kurs Rp 14.811 per dolar AS).

Sementara itu, ethereum melemah tipis selama 24 jam terakhir. Harga ethereum melemah 0,65 persen. Dalam sepekan, harga ethereum menguat 9,09 persen. Kini, harga ethereum berada di posisi USD 1.204,60 atau sekitar Rp 17,83 juta.

Harga binance coin (BNB) juga masih berkutat di zona merah dalam 24 jam terakhir meski turun tipis. Harga BNB turun 0,18 persen. Selama sepekan, harga BNB melompat 9,37 persen. Saat ini, harga BNB di posisi USD 235,18.

Selain itu, harga XRP juga tergelincir 1,31 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, harga XRP melesat 10,72 persen. Saat ini, harga XRP berada di posisi USD 0,3555.

 

4 dari 4 halaman

Harga Kripto Lainnya

Harga cardano (ADA) susut 0,59 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga cardano naik tipis 0,90 persen. Kini, harga cardano ditransaksikan di posisi USD 0,4899.

Harga kripto jajaran teratas lainnya yang lesu yaitu solana. Harga solana (SOL) tergelincir 2,35 persen dalam 24 jam terakhir. Akan tetapi, selama sepekan, harga solana melejit 11,78 persen. Saat ini, solana ditransaksikan di posisi USD 38,81.

Harga dogecoin (DOGE) anjlok 1,34 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, selama sepekan, harga dogecoin bertambah 21,90 persen. Saat ini, harga dogecoin ditransaksikan di posisi USD 0,07277.

Stablecoin seperti tether juga masih melemah. Harga tether susut 0,03 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga tether berada di zona hijau. Kini, harga tether di posisi USD 0,9991.

Sementara itu, USD Coin (USDC) berada di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Harga USDC naik 0,02 persen. Namun, selama sepekan, harga USDC melemah terbatas 0,02 persen. Saat ini, USDC di posisi USD 1,00.

Harga binance USD (BUSD) menguat 0,09 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, harga BUSD naik 0,25 persen. Saat ini, harga binance USD di posisi USD 1,00.