TOP 3: Ciri Orang yang Baca Chat dari Notifikasi, Penjelasan Orang Cerdas Diam saat Diremehkan dan Tanda Lawan Bicara Ingin Berpendapat

Berikut beberapa artikel yang masuk top 3 di kanal Citizen6 pada Selasa (13/10/2026).

Diterbitkan 13 Oktober 2026, 10:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 80 persen peserta riset Martin Pielot dan Luz Rello setuju bahwa mereka diharapkan membalas pesan tepat waktu. Tekanan semacam itu menjadi salah satu penjelasan psikologi kenapa sebagian orang lebih suka membaca chat langsung dari layar notifikasi, tanpa membuka obrolannya.

Selanjutnya, tidak semua orang memilih membalas ketika diremehkan. Ada yang langsung menyampaikan keberatan, ada pula yang memilih diam, mengamati situasi, dan melanjutkan aktivitas tanpa memperpanjang perdebatan. Sikap ini sering dikaitkan dengan kecerdasan dan kedewasaan emosional, terutama ketika seseorang sebenarnya mampu membela diri, tetapi merasa tidak semua perkataan perlu ditanggapi.

Terakhir, lawan bicara perlu mendapat kesempatan untuk menyampaikan pendapat, meski kita merasa memiliki banyak hal untuk dibicarakan. Terus berbicara tanpa memberi orang lain kesempatan, bisa membuat percakapan berjalan satu arah. Karena itu, belajar mendengarkan menjadi bagian penting dalam komunikasi agar setiap orang memiliki ruang untuk menyampaikan pikiran.

Ciri Orang yang Suka Baca Chat dari Layar Notifikasi Menurut Psikologi

Sebanyak 80 persen peserta riset Martin Pielot dan Luz Rello setuju bahwa mereka diharapkan membalas pesan tepat waktu. Tekanan semacam itu menjadi salah satu penjelasan psikologi kenapa sebagian orang lebih suka membaca chat langsung dari layar notifikasi, tanpa membuka obrolannya.

Kamu mungkin juga begitu. Pesan masuk, cuplikannya muncul di layar kunci, dibaca sekilas, lalu ponsel diletakkan lagi. Kebiasaan sekecil ini ternyata punya banyak lapisan, dan panggungnya luas: DataReportal mencatat 230 juta pengguna internet di Indonesia, atau 80,5 persen penduduk, pada akhir 2025. Angka dari Pielot dan Rello tadi, seperti dikutip dari laman arXiv pada Senin (12/10/2026), berasal dari studi yang meminta peserta menjalani 24 jam tanpa notifikasi.

Baca selengkapnya di sini

Mengapa Orang Cerdas Sering Memilih Diam saat Diremehkan? Ini Penjelasan Psikologinya

Tidak semua orang memilih membalas ketika diremehkan. Ada yang langsung menyampaikan keberatan, ada pula yang memilih diam, mengamati situasi, dan melanjutkan aktivitas tanpa memperpanjang perdebatan. Sikap ini sering dikaitkan dengan kecerdasan dan kedewasaan emosional, terutama ketika seseorang sebenarnya mampu membela diri, tetapi merasa tidak semua perkataan perlu ditanggapi.

Dalam psikologi, respons seseorang terhadap perlakuan yang merendahkan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kemampuan mengelola emosi, penilaian terhadap situasi sosial, kepercayaan diri, dan cara menghadapi konflik. Karena itu, diam tidak selalu berarti takut atau kalah. Namun, sikap diam juga tidak otomatis menunjukkan bahwa seseorang lebih cerdas daripada orang lain.

Baca selengkapnya di sini

8 Tanda Lawan Bicara Ingin Mendapat Kesempatan untuk Berpendapat, Perhatikan Gesturnya Sebelum Dicap Egois

Lawan bicara perlu mendapat kesempatan untuk menyampaikan pendapat, meski kita merasa memiliki banyak hal untuk dibicarakan. Terus berbicara tanpa memberi orang lain kesempatan, bisa membuat percakapan berjalan satu arah. Karena itu, belajar mendengarkan menjadi bagian penting dalam komunikasi agar setiap orang memiliki ruang untuk menyampaikan pikiran.

Penelitian Kobin H. Kendrick, Judith Holler, dan Stephen C. Levinson berjudul Turn-taking in human face-to-face interaction is multimodal: gaze direction and manual gestures aid the coordination of turn transitions yang terbit di jurnal Philosophical Transactions of the Royal Society B pada 2023 membahas peran arah pandangan dan gerakan tangan dalam pergantian giliran bicara.

Baca selengkapnya di sini