Liputan6.com, Jakarta - Setiap orang tua tentu ingin melihat anak tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan pantang menyerah. Namun, ketangguhan tidak terbentuk dalam semalam, melainkan berkembang melalui kebiasaan dan pengalaman sederhana yang dijalani anak sehari-hari.
Salah satu cara yang dapat dilakukan orang tua adalah mendukung minat anak dan memberinya kesempatan untuk mencoba berbagai kegiatan. Dengan pendampingan yang tepat, anak dapat belajar menghadapi tantangan, mengenali kemampuannya, dan membangun kepercayaan diri secara bertahap.
Psikolog Angela Duckworth menekankan pentingnya membantu anak menemukan aktivitas yang benar-benar disukai. Dikutip dari CNBC Make It, ia menyarankan orang tua untuk mengenalkan beragam kegiatan ekstrakurikuler kepada anak, alih-alih memaksakan pilihan olahraga atau alat musik tertentu.
Menurut Duckworth, orang tua juga perlu memperhatikan kegiatan yang secara spontan menarik perhatian anak. Dengan begitu, anak memiliki kesempatan untuk menemukan minat yang dapat dikembangkan dalam jangka panjang.
Pentingnya Dukung Minat dan Hobi Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4808575/original/041350400_1713755216-pexels-ketchumcommunity-1518836.jpg)
Menurut Angela Duckworth, pola pengasuhan yang baik perlu memperhatikan hal-hal yang menarik perhatian anak. Orang tua dapat membantu mengarahkan anak pada kegiatan yang diminatinya agar ia berkesempatan menemukan hobi, mengembangkan bakat, hingga mengenali bidang yang mungkin ditekuni saat dewasa.
Duckworth menjelaskan bahwa ketertarikan yang muncul secara alami dapat menjadi awal dari penemuan minat. Ketika anak menemukan sesuatu yang benar-benar disukai, ia cenderung memiliki keinginan untuk mempelajarinya lebih jauh.
Ia juga menekankan bahwa ketekunan dalam menjalani minat, termasuk ketika menghadapi hari-hari sulit, dapat membantu anak membangun kepercayaan diri dan ketahanan diri. Kedua kemampuan ini menjadi bekal penting untuk menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Advertisement
Mengajarkan Anak untuk Tetap Tekun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558398/original/029028500_1776417271-portrait-cute-little-boy-standing-with-arms-folded-looking-camera__1_.jpg)
Menemukan minat saja tidak cukup. Anak juga perlu belajar mempertahankan usaha ketika kegiatan yang disukainya mulai terasa sulit atau tidak berjalan sesuai harapan.
Sebagai contoh, anak yang memilih olahraga atau kegiatan ekstrakurikuler tertentu mungkin merasa bosan setelah beberapa kali mengikuti latihan. Dalam situasi seperti ini, orang tua dapat mengajaknya mempertimbangkan kembali pilihannya dan belajar menyelesaikan komitmen yang telah dibuat, tanpa mengabaikan kondisi serta kebutuhan anak.
Angela Duckworth menjelaskan bahwa minat merupakan salah satu dari empat pilar ketabahan atau grit. Tiga pilar lainnya adalah kerja keras, tujuan, dan harapan. Keempat unsur tersebut berperan dalam membantu seseorang mempertahankan usaha untuk mencapai sesuatu yang dianggap penting.
Menurut Duckworth, orang-orang yang unggul dalam bidangnya umumnya memiliki rasa ingin tahu dan ketertarikan yang kuat terhadap hal yang mereka tekuni. Karena itu, mendukung anak menemukan minat sekaligus membiasakannya untuk terus belajar dapat menjadi bagian dari proses membangun ketangguhan.
Menghargai Proses Belajar Anak, Bukan Hanya Hasilnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548653/original/010658200_1775547126-2147663982.jpg)
Orang tua perlu menghargai usaha anak dalam menjalani kegiatan yang diminatinya, bukan hanya berfokus pada pencapaian akhir. Ketika anak belum berhasil mencapai target, apresiasi terhadap kerja keras dan kemauannya untuk mencoba kembali dapat membantunya memahami bahwa proses belajar sama pentingnya dengan hasil.
Misalnya, ketika anak belum berhasil memenangkan perlombaan atau menguasai keterampilan baru, orang tua dapat mengapresiasi latihan yang sudah dijalaninya. Dukungan seperti ini membantu anak melihat kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar, bukan sebagai tanda bahwa dirinya tidak mampu.
Dengan membiasakan anak menghargai proses, orang tua dapat membantu membangun sikap tekun dan kepercayaan diri. Anak pun memiliki kesempatan untuk memahami bahwa kemampuan dapat berkembang melalui latihan, pengalaman, dan kemauan untuk terus mencoba.
Advertisement
Memberikan Kesempatan kepada Anak untuk Berkembang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5340027/original/031384000_1757141904-cdc-TF5U-7bjLwU-unsplash.jpg)
Selain mendukung minat, orang tua perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi kemampuan dan potensinya. Seiring bertambahnya pengalaman dan keterampilan, anak dapat semakin mengenali kelebihan dirinya serta membangun rasa percaya diri.
Dikutip dari Child Mind Institute, perkembangan anak sebaiknya dipandang sebagai sebuah proses yang berlangsung dari waktu ke waktu, bukan dinilai hanya berdasarkan satu momen. Hal yang terlihat penting saat ini belum tentu menentukan kemampuan atau masa depan anak.
Orang tua juga perlu memberikan cinta dan dukungan sekaligus menerima bahwa anak bisa melakukan kesalahan atau mengalami kekecewaan. Pengalaman tersebut merupakan bagian dari proses belajar yang membantu anak memahami cara menghadapi kesulitan.
Sebaliknya, terlalu sering melindungi anak dari kegagalan atau selalu mengatur keberhasilannya dapat membatasi kesempatan anak untuk belajar dari pengalaman secara langsung. Oleh karena itu, orang tua perlu menemukan keseimbangan antara memberikan perlindungan dan membiarkan anak menghadapi tantangan yang sesuai dengan tahap perkembangannya.
Pada akhirnya, kebiasaan sederhana yang bantu anak tumbuh tangguh dapat dimulai dengan mendukung minatnya, mendorong ketekunan, dan memberikan ruang untuk belajar dari pengalaman. Dengan cinta serta pendampingan yang konsisten, anak dapat mengembangkan kepercayaan diri dan kemampuan menghadapi tantangan secara bertahap.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kebiasaan Sederhana yang Bantu Anak
Apa kebiasaan sederhana yang bantu anak tumbuh tangguh?
Kebiasaan sederhana yang dapat membantu anak tumbuh tangguh meliputi mendukung minat dan hobinya, mengajarkan ketekunan, menghargai proses belajar, serta memberikan kesempatan untuk belajar dari kegagalan.
Mengapa orang tua perlu mendukung minat dan hobi anak?
Mendukung minat dan hobi membantu anak mengenali potensi dirinya, mengembangkan keterampilan, serta membangun kepercayaan diri. Anak juga berkesempatan belajar tekun dalam menjalani kegiatan yang disukainya.
Bagaimana cara mengajarkan anak agar tidak mudah menyerah?
Orang tua dapat mendorong anak untuk mencoba kembali ketika mengalami kesulitan, menghargai usahanya, dan membantunya menemukan solusi tanpa selalu mengambil alih masalah. Pendampingan perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak.
Mengapa anak perlu belajar dari kegagalan?
Kegagalan memberikan kesempatan kepada anak untuk memahami kesalahan, mencari cara baru, dan mengembangkan kemampuan memecahkan masalah. Dengan dukungan orang tua, anak dapat belajar menghadapi kekecewaan dan membangun ketangguhan secara bertahap.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362168/original/042983100_1790759666-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_8.42.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485280/original/014174300_1769501374-IMG-20260127-WA0024.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369365/original/034444800_1791519895-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-09T112039.867.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342535/original/041645600_1788773436-HOAX__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3462099/original/094130400_1621600844-pexels-photo-4148842.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369855/original/026873400_1791537890-b24eb2b3-be38-41be-8db5-7045e3a8cf80.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369693/original/051116300_1791534114-Gemini_Generated_Image_c6shd7c6shd7c6sh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369473/original/069744900_1791524730-ec81b70f-129f-4474-a803-baa1310e53bf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2917177/original/033475700_1568969131-ibunda_presiden_jokowi_didi_kempot-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320393/original/040313900_1755594441-673x373_copy__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4508560/original/032449900_1689848120-rocket-launch-g07897ae2e_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369756/original/020295600_1791535717-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121708/original/031333200_1660292093-pexels-anton-4132538.jpg)