Sukses

Ahli: Sering Nongkrong dengan Teman Menyehatkan Fisik dan Mentalmu

Liputan6.com, Jakarta - Sulit untuk memiliki teman, tapi lebih sulit untuk mempertahankannya di sepanjang hidup Anda. Menurut statistik, kita memiliki sekitar 400 teman seumur hidup tapi hanya 33 dari mereka yang akan tetap akrab dengan kita. Dan siapa sangka, bergaul bersama mereka memengaruhi kesehatan dan memiliki efek yang lebih besar ketimbang sekadar bersenang-senang.

Memiliki teman membantu Anda mengembangkan keterampilan menempatkan diri pada posisi orang lain. Anda menjadi lebih berempati dan bisa lebih memahami orang lain.

Inilah yang membuat kita menjadi manusia. Pada saat yang sama, simpati membantu Anda mengalami lebih sedikit emosi negatif yang baik untuk psikologis Anda.

Anda mungkin akan terkejut, tapi kenyataannya teman-teman memengaruhi Anda untuk mengevaluasi berbagai hal secara visual. Atau lebih tepatnya, teman dapat membantu Anda melihat hal-hal yang mengganggu dan menantang sebagai sesuatu yang tak terlalu mengancam. Menurut penelitian, orang-orang yang berdiri di pinggir tebing yang curam dengan teman-teman menilai itu tidak terlalu menyeramkan ketimbang bila mereka melakukannya sendirian.

Selain itu, koneksi sosial juga memiliki efek positif pada kesehatan fisik Anda. Satu studi menemukan bahwa indeks massa tubuh, tekanan darah, dan beberapa indikator lain lebih buruk pada orang yang kesepian. Risiko peradangan lebih rendah di antara orang-orang yang memiliki kehidupan sosial yang aktif.

 

2 dari 2 halaman

Sering-sering nongkrong dengan teman

Melansir dari Brightside, teman-teman Anda dan hubungan sosial yang kuat juga mengurangi risiko kematian dini. Teman membantu mengurangi stres dan membuatnya lebih mudah untuk bertahan di masa gelap.

Isolasi dan kesepian memengaruhi kesehatan Anda dan menyebabkan stres parah. Stres terus-menerus yang menyertai Anda karena kurangnya orang dekat dapat membawa kerusakan pada tubuh Anda dan menyebabkan penyakit.

Memiliki teman dan berkumpul bersama mereka juga membantu Anda menghindari demensia. Menurut sebuah penelitian, orang tua yang merasa kesepian memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ini. Fungsi kognitif bisa menjadi lebih buruk saat tak ada hubungan sosial.

Dengan kata lain, sangat penting untuk tetap berkomunikasi dengan teman dan bergaul dengan mereka sesering mungkin. Jadi, buang semua alasan Anda dan berkumpul lah dengan teman-teman terkasih Anda. Buat kenangan baru, bagikan kegembiraan, dan perkuat koneksi Anda. Anda akan melihat kesehatan Anda membaik sebagai hasilnya.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Membayangkan Membunuh Bos, Normal atau Tanda Gangguan Jiwa?
Artikel Selanjutnya
Mutiara Hati Quraish Shihab: Berteman dengan Non-Muslim