Sukses

Bikin Penasaran, Restoran di Italia Sediakan Menu 'Udara Goreng'

Liputan6.com, Jakarta Gorengan menjadi makanan ringan yang kerap dikonsumsi sebagian besar orang di Indonesia. Ada begitu banyak pilihan gorengan yang bisa dinikmati seperti pisang goreng, bakwan, risol, dan masih banyak lainnya. Namun berbeda dengan jenis gorengan yang ada di Italia ini.

Sebuah restoran ternama di Italia membuat menu baru yang nampaknya belum pernah dibuat sebelumnya di negara manapun. Feva Restaurant di Castelfranco Veneto, Italia, membuat sebuah menu yang sangat unik yaitu udara goreng.

Kepala koki di restoran tersebut, chef Nicola Dinato adalah sosok dibalik menu unik tersebut. Nicola mengatakan semua ini berawal dari idenya ketika membuat menu baru yang menarik. Dia dan chef lain menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mematangkan ide tentang udara goreng atau fried air ini.

Menurutnya, ketika menikmati fried air ini kalian akan merasakan sensasi seperti sedang menghirup udara segar di luar ruangan. Chef Nicola mengungkapkan bahwa fried air dibuat untuk mereka yang ingin merasakan kuliner yang berbeda dari yang lain.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Cara Membuatnya

Lantas apa kalian penasaran seperti apa cara membuat fried air ini? Gorengan udara ini terbuat dari kulit tapioka yang dipanggang sekaligus digoreng. Setelah itu, adonan akan dimasukkan dengan ozon selama 10 menit hingga menghasilkan gorengan yang renyah.

"Jika kalian memasak menu ini dalam microwave, ini akan tetap renyah hanya saja akan lebih mudah menempel di gigi kalian ketika memakannya," ujar Nicola.

Selanjutnya potongan udara goreng ini akan dihidangkan di atas cotton candy agar membuatnya terlihat seperti awan yang cantik. Jika tertarik mencicipinya, kalian harus merogoh kocek sebesar US$30 atau sekitar Rp 400 ribu untuk satu porsinya.

3 Kapal Ikan Vietnam Ditangkap di Natuna
Loading
Artikel Selanjutnya
23-2-1919: Benito Mussolini Mendirikan Partai Fasis Italia
Artikel Selanjutnya
Wakil Indonesia Raih Prestasi Membanggakan di Mister Tourism World 2018