Sukses

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 7 Inovasi Canggih yang Dapat Selamatkan Bumi

Liputan6.com, Jakarta - Setiap tanggal 5 Juni, akan selalu diperingati hari lingkungan hidup sedunia. Tanggal ini sengaja ditetapkan oleh PBB dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan lingkungan hidup planet kita.

Sayangnya, dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia, kita menyadari bahwa bumi semakin lama semakin rentan dan mengalami krisis. Selain dihadapi kepunahan beragam satwa, lingkungan juga mengalami perubahan drastis yang dapat berdampak buruk pada kehidupan manusia. 

Sebut saja seperti pemanasan global dan polusi di berbagai tempat, menyebabkan pencemaran yang kuat terhadap lingkuhan hidup kita. Oleh karenanya, upaya manusia untuk menjaga lingkungan harus ditingkatkan. Selain tindakan manusia, sejumlah inovasi ini juga sengaja diciptakan agar membuat bumi kita menjadi lebih baik.

Dilansir dari Tech Insider, berikut merupakan sejumlah inovasi menarik yang dapat menyelamatkan bumi kita.

2 dari 8 halaman

1. Seabin

Seabin diciptakan sebagai solusi untuk mengumpulkan sampah di lautan. Agar alat ini bekerja, terdapat sebuah pompa air disiapkan untuk menyedot sampah laut agar masuk ke dalam ember. Cara kerjanya dianggap mirip seperti sistem kerja seperti filter kolam renang.

Proyek inovatif ini diciptakan oleh pemuda kebangsaan Australia bernama Andrew Turton dan Pete Ceglinski. Pembuatan alat ini sengaja dilakukan karena kecintaan mereka terhadap lautan. Seabin merupakan misi mereka untuk melihat lautan yang bebas dengan sampah.

3 dari 8 halaman

2. Beer bottle sand machine

Mesin satu ini berfungsi untuk mengubah botol bir kosong menjadi sebuah pasir yang nantinya dapat digunakan kembali. Ide kreatif daur ulang ini diciptakan oleh perusahaan pembuat bir asal New Zealand, DB Export.

Setiap 200 gram bubuk pasir yang dihasilkan akan kembali dikembalikan kepada pantai. Seperti yang kita tahu bahwa pantai pasir kerap menjadi bahan baku yang dicari dalam konstruksi bangunan.

Jika terus menerus diambil, pantai akan kerap mengalami erosi tanah. Jadi, mesin satu ini diciptakan untuk menambah jumlah pasir pada pantai untuk bangunan.

4 dari 8 halaman

3. Saltwater Brewery

Salah satu perusahaan pembungkus makanan membuat kemasan unik yang dapat dikonsumsi oleh hewan laut. Inovasi andalan mereka yakni membuat kemasan enam cincin yang biasa digunakan dalam produk kaleng.

Daripada menggunakan plastik, perusahaan asal Florida ini menggunakan kemas dari bahan dasar gandum dan jelai yang biasa digunakan untuk pakan ternak.

Jadi jika kemasan ini sampai hanyut kelautan, maka para hewan laut bisa memakannya dengan aman.

5 dari 8 halaman

4. Air-Ink

Teknologi dari Air-Ink mampu membuat polusi udara menjadi sebuah bubuk yang dapat digunakan menjadi tinta untuk menggambar.

Dibuat dari alat bernama Kaalink, inovasi tersebut dapat menyulang karbon yang dihasilkan dari knalpot dan kemudian diubah menjadi tinta hitam berkualitas.

6 dari 8 halaman

5. Balon air

Mengusung konsep unik, air kemasan tanpa botol, balon air atau dikenal sebagai water blop kemudian diciptakan. Balon tersebut hanya tinggal dikupas bagian luarnya dan langsung dimakan.

Kemasan pembungkus luar juga sengaja diciptakan dari ektrak rumput laut. Sebuah solusi menarik sebagai bentuk penghijauan tanpa harus menggunakan kemasan atau botol plastik.

7 dari 8 halaman

6. Mesin pembersih lautan

Tidak hanya Seabin, sebuah mesin pembersih lautan juga diciptakan dengan menggunakan pipa panjang yang mengambang. pipa-pia tersebut berfungsi untuk menangkap plastik di tengah-tengah lautan.

Pipa tersebut bergerak bersama dnegan arus ombak dan memiliki jangkar yang mengambang di dalam air. Setelah itu, plastik nantinya akan dikumpulkan pada satu titik dan memerlukan kapal kecil untuk mengangkut sampah tersebut

8 dari 8 halaman

7. Kantung plastik Avani

Didirikan sejak 2014, kantung plastik Avani diciptakan untuk mengurangi polusi sampah plastik yang sulit diurai. Kantung plastik ramah lingkungan ini dibuat dari singkong dan tepung ubi kayu.

Uniknya, plastik ini dibuat di Bali, Indonesia. Jadi ketika, plastik ini tak lagi dipakai, hewan-hewan dan serangga bisa mengonsumsinya tanpa harus berbahaya untuk kesehatan tubuh mereka.

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Waspada Penyakit yang Intai Penduduk Bumi
Artikel Selanjutnya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Perubahan Iklim Pengaruhi Kesehatan Manusia