Cek Fakta: Hoaks Artikel Qodari Sebut Kebijakan Prabowo Mirip Nabi Sulaiman

Beredar di media sosial postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyebut kebijakan Presiden Prabowo mirip Nabi Sulaiman

Diterbitkan 23 September 2025, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyebut kebijakan Presiden Prabowo mirip Nabi Sulaiman. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 20 September 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:

"Qadari Puji Prabowo Mirip Nabi Sulaiman Kebijakannya Saya Yakin Prabowo Masuk Surga Tampah Hisab".

Akun itu menambahkan narasi:

"Qodari mengatakan Nabi Sulaiman 2 stlh pasien OCCRP lahir kembali dr Indonesia...Ternyata Bangsa Ramah Tamah dan Santun Butuh Sanjungan jka ingin jabatan"

Lalu benarkah postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyebut kebijakan Presiden Prabowo mirip Nabi Sulaiman?

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai, nama penulis, dan tanggal artikel diunggah.

Artikel itu diunggah situs berita Merdeka.com pada Kamis (18/9/2025) pukul 06.16 WIB. Namun dalam artikel asli berjudul "Dilantik Jadi KSP, Qodari: Kita Akan Jelaskan Program Presiden Prabowo yang Bagus-Bagus"

Dalam artikel itu tidak membahas pujian Qodari pada Presiden Prabowo. Melainkan membahas pernyataan Qodari usai dilantik menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan AM Putranto, Rabu (17/9/2025).

<p>Cek fakta artikel Qodari sebut kebijakan Prabowo mirip Nabi Sulaiman</p>

Sumber:

https://www.merdeka.com/peristiwa/dilantik-jadi-ksp-qodari-kita-akan-jelaskan-program-presiden-prabowo-yang-bagus-bagus-469524-mvk.html?page=2

Kesimpulan

Postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyebut kebijakan Presiden Prabowo mirip Nabi Sulaiman adalah tidak benar. Faktanya judul dalam artikel merupakan hasil suntingan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.