Liputan6.com, Jakarta- Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sangat vital dalam mendukung akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini bertujuan memastikan setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah, mengurangi beban biaya pendidikan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Penting bagi para orang tua dan siswa untuk mengetahui cara memeriksa status penerimaan KJP Plus secara akurat. Selain itu, memahami jadwal pencairan dana juga krusial agar bantuan dapat dimanfaatkan tepat waktu sesuai peruntukannya.
Di tengah kemudahan akses informasi, kewaspadaan terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan program KJP Plus juga harus ditingkatkan. Modus kejahatan ini dapat merugikan penerima, sehingga pengetahuan tentang cara menghindari penipuan menjadi sangat penting.
Advertisement
Pencairan KJP Plus memiliki jadwal yang teratur, biasanya dilakukan pada minggu pertama hingga pertengahan setiap bulan. Informasi mengenai jadwal pencairan ini sangat dinanti oleh para penerima untuk perencanaan keuangan keluarga.
Untuk KJP Plus Tahap II Tahun 2025, penetapan penerima telah dilakukan melalui Keputusan Gubernur pada periode 18 Agustus hingga 30 September 2025. Dana KJP Plus Tahap II Tahun 2025 diprediksi akan mulai dicairkan pada akhir September 2025 atau awal Oktober 2025.Â
Cara Cek KJP Plus Online dan Akurat
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan beberapa kanal resmi untuk memeriksa status penerima KJP Plus. Pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui situs web resmi atau aplikasi seluler, memastikan transparansi dan aksesibilitas informasi bagi seluruh masyarakat.
Untuk melakukan cek KJP Plus melalui situs web, Anda bisa mengunjungi laman resmi KJP Plus di kjp.jakarta.go.id/public/cekStatusPenerima.php. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) siswa pada kolom yang tersedia, lalu pilih tahun dan tahap penerimaan KJP yang ingin dicek, misalnya Tahap II Tahun 2025. Setelah itu, klik tombol "Cek" untuk melihat hasilnya.
Alternatif lain adalah melalui aplikasi JakOne Mobile milik Bank DKI. Setelah mengunduh dan registrasi akun, pilih menu KJP Plus dan masukkan nomor rekening KJP Anda. Ikuti instruksi verifikasi hingga informasi saldo dan riwayat transaksi KJP Plus ditampilkan secara lengkap.
Siswa yang berhak menerima KJP Plus adalah mereka yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Pemprov DKI Jakarta. Anda bisa memeriksa status pendaftaran DTKS dengan mengunjungi situs dtks.jakarta.go.id/cek-pendaftaran/ dan memasukkan NIK. Jika data muncul, berarti siswa sudah terdaftar di DTKS.
Advertisement
Waspada Modus Penipuan KJP Plus yang Merugikan
Berbagai modus penipuan terkait KJP Plus pernah terjadi dan terus berkembang, menargetkan para penerima yang kurang waspada. Masyarakat perlu memahami jenis-jenis penipuan ini agar tidak menjadi korban dan dapat melindungi hak mereka.
Beberapa modus yang pernah teridentifikasi antara lain pemalsuan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai syarat utama penerima KJP, serta pemalsuan laporan penggunaan KJP dengan kuitansi palsu. Ada juga kasus di mana siswa mendapatkan KJP untuk dua porsi dengan sedikit perubahan nama, yang merupakan bentuk kecurangan.
Selain itu, modus penipuan yang melibatkan toko juga pernah terjadi, di mana beberapa toko sengaja menyatakan mesin Electronic Data Capture (EDC) untuk transaksi KJP tidak berfungsi atau offline. Tujuannya adalah untuk mencari keuntungan pribadi, merugikan penerima KJP yang seharusnya dapat menggunakan dananya secara langsung.
Tips Aman Menghindari Penipuan KJP dan Sanksi Pencabutan
Untuk melindungi diri dari penipuan KJP, selalu waspada terhadap tautan dan aplikasi palsu. Penipu sering menyebarkan tautan atau aplikasi yang menyerupai situs resmi melalui pesan WhatsApp, SMS, atau media sosial. Pastikan selalu mengakses situs resmi KJP Plus dengan URL yang benar, yaitu kjp.jakarta.go.id.
Jangan pernah memberikan data pribadi sensitif seperti kata sandi, PIN, atau nomor rekening kepada siapapun melalui telepon, SMS, email, atau media sosial. Pihak resmi KJP Plus tidak akan pernah meminta informasi tersebut. Jika menerima pesan atau panggilan mencurigakan, segera verifikasi kebenarannya melalui saluran resmi KJP Plus atau Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Apabila Anda merasa telah menjadi korban penipuan atau menemukan indikasi penipuan, segera laporkan ke pihak berwajib, seperti kepolisian, dan juga ke pihak terkait program KJP. Melindungi data pribadi Anda dengan tidak mengklik tautan mencurigakan atau mengunduh file dari sumber tidak jelas juga sangat penting untuk keamanan.
Penting juga untuk mengetahui bahwa KJP Plus dapat dicabut jika penerima melanggar aturan penggunaan. Beberapa penyebab pencabutan antara lain membelanjakan bantuan di luar penggunaan yang diatur, merokok, menggunakan narkotika, terlibat kekerasan atau tawuran, sering bolos sekolah, atau menggandakan/menjaminkan bantuan sosial KJP Plus.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/98/original/064466600_1470996248-IMG_20151206_113422.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3305410/original/014989400_1606204869-20201124-Penyaluran-KJP-Plus-Tahap-Dua-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258625/original/008972500_1781391455-000_B6Z46X3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262510/original/043477700_1781827837-AP26169828495121-Kanada_Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542959/original/069384900_1775008055-Italia_vs_Bosnia-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264262/original/083963700_1782102827-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263474/original/094364200_1781931705-paraguay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8415599/original/012053300_1782300444-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263847/original/059626700_1782021744-000_B7RA6W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263738/original/072928200_1781986742-Crysencio_Summerville.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259148/original/073901100_1781485988-diallo.jpg)