Kumpulan Hoaks Mencatut Nama Brimob, Waspada Provokasi

Berbagai hoaks terus beredar luas di masyarakat, bahkan ada yang mencatut nama Brimob. Waspada, jangan sampai brimob dijadikan bahan hoaks yang menyesatkan!

Diterbitkan 03 September 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Dalam beberapa waktu terakhir, Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Korps Brigade Mobil (Brimob), seringkali menjadi sasaran penyebaran informasi palsu atau hoaks. Fenomena ini tidak hanya meresahkan masyarakat tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban.

Berbagai klaim palsu, mulai dari video ketegangan hingga isu pengunduran diri anggota, telah beredar luas di platform digital, baik media sosial hingga aplikasi percakapan.

Cek Fakta Liputan6.com telah melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang beredar, termasuk yang mencatut nama Brimob.Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terhindar dari disinformasi. Penting bagi setiap individu untuk selalu memeriksa kebenaran suatu berita sebelum menyebarkannya.

Penyebaran hoaks yang menjadikan brimob dijadikan bahan hoaks ini menunjukkan perlunya peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat. Kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi menjadi kunci utama untuk melawan narasi palsu yang bertujuan memecah belah atau memprovokasi.

Agar tidak perpengaruh hoaks tersebut, simak daftar berikut ini.

Video Anggota Brimob Mengundurkan Diri

Beredar postingan klaim video anggota Brimob menyatakan mengundurkan diri. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 1 September 2025.

Dalam video tersebut, terdapat tulisan:

"Anggota brimob Mulai tau Politik kapolri"

Sedangkan isi videonya, terlihat 1 orang yang menggunakan seragam dan bersenjata menyampaikan pernyataan mengundurkan diri, ditemani beberapa rekannya.

Berikut pernyataannya:

Kepada Listyo Sigit kami mengundurkan diri, kami tidak ingin bertarung antarsaudara, anda duduk nyaman di sana, kami berdarah di sini. Kamu makin kaya, kita makin sengsara. Kamu enak-enakan sama keluarga, kita nangis takut pulang tinggal nama.

Lihat yang berdemo meminta keadilan, bukan jabatan, apalagi jabatan rangkap seperti bapak.

Kalau rakyat demo temui, jangan diabaikan. ini sengaja mengorbankan kami setiap ada demo nggak pernah ditemui, anda asyik bagi bagi jabatan kami disini kau bentur benturkan

Tugas kami itu mengamankan menertibkan melindungi melayani dan mengayomi masyarakat. Anda mentang mentang punya jabatan seenaknya merubah aturan tapi hidup dari rakyat senjata dari rakyat, penghasilan kami ngemis kepada rakyat

Kami minta anda nggak ngotak jenderal. Ingat nyawa kita rela berkorban untuk bangsa tapi tidak untuk sesama anak bangsa.

Sedangkan caption pada unggahan tersebut: 

Brimob yang sudah paham politik kapolri,memilih mengundurkan diri,dari pada bentrok dengan mahasiswa masyarakat pendemo🤗✌️👍#Vidioreels #jangkauanluas #pengikut

Benarkah klaim video anggota Brimob menyatakan mengundurkan diri? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam artikel berikut ini.....

Video Ketegangan di Depan Mako Brimob Kwitang

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video ketegangan di depan Mako Brimob Kwitang, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 Agustus 2025.

Unggahan klaim video ketegangan di depan Mako Brimob Kwitang menampilkan sejumlah kendaraan yang sedang berbaris berjalan mundur terdiri dari mobil sedang berwarna putih, dobel kabin serta bus berwarna abu-abu bertuliskan 'POLISI' dan Mobil Boks menuju gerbang yang sisi kanan kirinya berbentuk gapura berwarna hitam.

Kendaraan sedan putih tersebut kemudian didatangi oleh sejumlah orang yang melakukan tindakan menarik pintu bagian supir.

Dalam video tersebut terdapat tulisan sebagai berikut.

"Ketegangan Terjadi Sore Tadi Di Depan Mako Brimob Kwitang Jakarta

Kira2 Di Hukum Adil Atau Cuma Minta Maaf Saja Tuh Oknum Brimob Nya

Aksi Masa Menuntu Polisi untuk Di Tetapkan Menjadi Tersangka Atas Insident Rekan Ojol Yg MD Akibat Di Lindas Mobul Rantis Polisi"

Unggahan video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Ketegangan terjadi sore tadi di depan Mako Brimob Kwitang Jakarta Antara Pasukan OJOL Vs POLISI"

Benarkah klaim video ketegangan di depan Mako Brimob Kwitang? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.