Sukses

Facebook Alami Kendala Hapus Hoaks Seputar Covid-19 di Kolom Komentar

Liputan6.com, Jakarta - Facebook mengakui masih banyak kendala untuk menghentikan peredaran hoaks seputar covid-19 dan vaksin di platformnya. Namun mereka tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menguranginya.

Facebook telah memakai kecerdasan buatan (AI) sebagai pendeteksi hoaks. Namun alat ini hanya mampu mendeteksi hoaks melalui postingan saja.

Setelah itu postingan yang menyebarkan hoaks ditandai atau diturunkan dari Facebook. Tetapi, Facebook belum punya kemampuan mendeteksi atau menghapus misinformasi melalui kolom komentar.

"Kami menghadapi tantangan dalam kolom komentar terkait kebijakan menghilangkan atau mendeteksi hoaks. Itu sebabnya saat ini kami sedang melakukan promosi informasi fakta dan memberi kontrol masyarakat terkait komentar di postingan mereka," ujar juru bicara Facebook dilansir Keyt.

"Tidak cukup satu solusi untuk menghentikan penyebaran informasi yang salah, tetapi kami berkomitmen untuk membangun alat dan kebijakan baru yang membantu membuat platform kami lebih aman," ujar juru bicara Facebook menambahkan.

(Penulis: Azarine Jovita Halim)

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.