Sukses

Cek Fakta: Hoaks Kapolda Papua Sebut Tidak Bertanggung Jawab atas Penembakan Warga di Ilaga

Liputan6.com, Jakarta - Pernyataan Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw terkait peristiwa penembakan warga sipil di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, beredar di media sosial. Pernyataan tersebut disebarkan akun Facebook Kunume pada 28 November 2020.

Akun Facebook Kunume mengunggah Gambar Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. Dalam gambar tersebut terdapat narasi sebagai berikut:

Saya sebagai KAPOLDA Papua. saya tidak Bertangung Jawab atas Penembakan Warga sipil Di Kab.Puncak Ilaga. Selanjutnya Urusan Negara atas Penembakan tersebut

"Begini Ucapnya...," tulis akun Facebook Kunume.

Konten yang disebarkan akun Facebook Kunume telah 8 kali dibagikan dan mendapat 10 komentar warganet.

Benarkah Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyampaikan pernyataan seperti yang disebarkan akun Facebook Kunume? Berikut penelusurannya.

 

 

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pernyataan Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw yang menyebut tidak bertanggung jawab atas penembakan di Ilaga.

Penelusuran dilakukan dengan mengunjungi akun Instagram resmi milik Humas Polda Papua, @humaspoldapapua_. Dari salah satu unggahannya, akun Instagram @humaspoldapapua_ membantah bahwa Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw memberikan pernyataan tersebut.

Bahkan, akun Instagram @humaspoldapapua_ memberikan stampel hoaks pada konten yang diunggah akun Facebook Kunume.

Gambar Tangkapan Layar Unggahan dari Akun Instagram @humaspoldapapua_

"Be Smart Netizen, Saring Sebelum Sharing!!!..#Divisihumaspolri

#Poldapapuapromoter

#Polripromoter

#Polriuntukindonesia

#Polricegahcorona

#Bersamacegahcovid-19

#Polisiindonesia," tulis akun Instagram @humaspoldapapua_.

 

 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Klaim pernyataan Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw yang menyebut tidak bertanggung jawab atas penembakan di Ilaga ternyata tidak benar. Faktanya, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw tidak pernah menyampaikan pernyataan tersebut. Konten yang disebarkan akun Facebook Kunume masuk kategori palsu.

 

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.