Sukses

Cek Fakta: Tidak Benar TNI Cari Pengunggah Video Tank Tabrak Gerobak di Bandung

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang TNI akan mencari dan melaporkan ke polisi pengunggah video Tank AMX-13 yang menabrak gerobak dan sejumlah motor di Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kabar ini disebarkan akun Instagram politicaljokesid pada 11 September 2020.

Akun Instagram politicaljokesid mengunggah gambar tangkapan layar dari status WhatsApp milik seseorang. Dalam gambar tersebut berisi narasi sebagai berikut:

Mantemen yg updt video Tank TNi di depan KBIP punten hapus yaa..

Lg dicari nih sumber video nyaaaa..

Melanggar UU ITE MONGGO..

Haturnuhun

Info: Lgsg dr Danton Kav 4 Bandung nih

"Gimana nih? Apus ga?

Kalau beneran sih takut juga ya, pokoknya kabarin aja ya kalau minta diapus. Nyari kerja zaman pandemi susah nih.

Alias.... Yasudahlah ya," tulis akun Instagram politicaljokesid.

Kabar tentang TNI akan mencari dan melaporkan ke polisi pengunggah video Tank AMX-13 yang menabrak gerobak dan sejumlah motor telah 9.265 kali disukai dan mendapat beberapa komentar warganet.

 

 

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakata Liputan6.com menelusuri kabar tentang TNI akan mencari dan melaporkan ke polisi pengunggah video Tank AMX-13 yang menabrak gerobak dan sejumlah motor di Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Penelusuran dilakukan menggunakan situs pencari Google Search dengan memasukkan kata kunci "tni cari pengunggah video tank tabrak".

Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Disebut-sebut Cari Pengunggah Video Tank Tabrak Gerobak, Kapendam Siliwangi Angkat Bicara" yang dimuat situs pikiran-rakyat.com pada 11 September 2020.

PIKIRAN RAKYAT - Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) III/Siliwangi Kolonel Infanteri FX Sri Wellyanto Kasih mengklarifikasi pemberitaan terkait upaya memperkarakan pengunggah video tank tabrak gerobak.

Ia membenarkan peristiwa Tank AMX-13 tabrak gerobak yang terjadi di pertigaan pasar Rajamandala, Jalan Raya Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Namun, Kapendam III/Siliwangi mengatakan persoalan tersebut sudah diselesaikan melalui ganti rugi dan tidak lagi ada upaya untuk memperkarakan orang yang mengunggah video kecelakaan itu.

Berdasarkan rilis yang diterima tim Pikiran-Rakyat.com, kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan tempur milik Batalyon Kavaleri (Yonkav) 4/Tank Kodam III/SLW.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis 10 September 2020 pagi, sekitar pukul 11.00 WIB.

“Batalyon Kavaleri sedang melaksanakan latihan Uji Siap Tempur Tingkat Kompi, pada saat melintas di pertigaan mendapatkan kecelakaan menabrak empat buah motor dan satu gerobak penjual tahu,” ungkap Kapendam pada Kamis 10 September 2020.

Usai kecelakaan diketahui Kodam Siliwangi, pihaknya segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam) III/SLW datang langsung ke TKP untuk melakukan penyidikan terhadap peritiwa ini.

Hal tersebut dilakukan setelah ada perintah dari Panglima Kodam (Pangdam) III/SLW Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Dalam waktu bersamaan, Pangdam juga memerintahkan Komandan Batalyon Kavaleri (Danyonkav) 4/Tank untuk mencatat kerugian yang ditimbulkan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa. Kecelakaan hanya merusak sejumlah properti milik warga di pinggir jalan.

Pihak Kodam Siliwangi kemudian bermusyawarah dengan para korban yang dirugikan itu.

Hasilnya, Danyonkav 4/Tank Letkol Kav Embi Triono mengganti seluruh kerugian tersebut.

Kerugian yang digantikan berupa empat unit sepeda motor dan satu buah gerobak.

Ganti rugi langsung diserahkan oleh Letkol Kav Embi di Klinik Bakti Indonesia Power, Kecamatan Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat.

Adapun terkait kabar viral di media sosial, Kapendam III/SLW menolak keras semua klaim dalam informasi tersebut.

"Kita tidak ada mencari-cari orang yang meng-upload video tersebut untuk dipolisikan," tegasnya saat dihubungi lewat pesan WhatsApp pada Jumat 10 September 2020.

Kolonel Inf FX Sri Wellyanto pun menyebut semua persoalan dengan masyarakat sudah selesai di hari yang sama.

"Semua kerugian masyarakat sudah kita ganti rugi," terang dia.

"Sudah tidak ada masalah dengan masyarakat yang menjadi korban," imbuh Kapendam III/Siliwangi itu.

 

 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Kabar tentang TNI akan mencari dan melaporkan ke polisi pengunggah video Tank AMX-13 yang menabrak gerobak dan sejumlah motor di Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat ternyata tidak benar.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) III/Siliwangi Kolonel Infanteri FX Sri Wellyanto Kasih memastikan pihaknya tidak mencari pengunggah video tersebut untuk dilaporkan ke polisi.

 

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.