Lima Fakta Unik dan Tak Terlupakan Derby Merseyside

Kontroversi dan gengsi adalah kata yang bisa menggambarkan betapa panasnya duel Everton vs Liverpool dalam laga bertajuk derby Merseyside.

Diterbitkan 21 November 2013, 16:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Everton akan menjamu Liverpool dalam pertandingan lanjutan Liga Premier dalam duel klasik bertajuk derby Merseyside. Laga yang akan dihelat di Stadion Goodison Park, Sabtu 23 November 2013 merupakan derby yang ke-221.

Derby ini akan menjadi debut bagi Roberto Martinez yang menggantikan posisi David Moyes. Meski baru sebagai arsitek The Toffees, namun tidak membuat derby ini menjadi biasa-biasa saja.

Kontroversi dan gengsi adalah kata yang bisa menggambarkan betapa panasnya duel derby ini. Duel Everton kontra The Reds memang bukan duel biasa. Kedua tim ingin membuktikan diri untuk menjadi yang terbaik.

Fakta mencatat pertemuan dua tim ini kerap berlangsung keras serta penuh emosi. Sejak era Liga Premier, sudah 20 kartu merah lahir dari derby ini atau yang terbanyak dari pertemuan antara dua klub Inggris mana pun.

Berikut momen-momen menarik derby Merseyside:

1. Selebrasi Isap Kokain Robbie Fowler (1999)

Kemenangan Liverpool atas Everton pada April 1999 mempunyai makna sendiri bagi pasukan yang saat itu dipimpin Gerard Houllier. Itu adalah kemenangan pertama Si Merah atas rival abadinya setelah lima tahun lamanya.

Setelah Olivier Dacourt membuka keunggulan tuan rumah pada menit pertama, Robbie Fowler menyamakan skor lewat titik penalti di menit 15. Fowler melakukan selebrasi unik dengan mengibaratkan garis putih di lapangan sebagai kokain. Ia lalu mengisapnya.

Selebrasi ini adalah bentuk tanggapan Fowler terhadap beberapa fans Everton yang sebelumnya menuduh dirinya terjerat kasus narkoba. Selebrasi ini berbuntut pada denda dan hukuman larangan main empat laga dari FA.

2. Pertandingan Terlengkap (2007)

Kemenangan 2-1 The Reds di Goodison Park pada Oktober 2007 beraroma pertandingan klasik yaitu sepakbola cepat, keras, penuh emosi, dan kontroversi. Dari kacamata penonton netral laga ini sangat enak untuk dinikmati.

Mark Clattenburg adalah wasit pada laga tersebut. Namun kepemimpinan Clattenburg membuat pendukung Merseyside Biru meradang. Everton unggul lebih dulu, ketika Sami Hyypia secara misterius membuat bola masuk ke gawang Pepe Reina.

Liverpool berhasil menyamakan skor pada awal ba

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

bak kedua lewat tendangan penalti setelah Steven Gerrard dijatuhkan di dalam kotak terlarang oleh Tony Hibbert. Dirk Kuyt yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik.Di detik-detik akhir pertandingan, wasit kembali menunjuk titik putih setelah menganggap Lucas Leiva dilanggar oleh pemain belakang Everton, Phil Neville. Tanpa diaba-aba, para pemain tuan rumah menyerbu Clattenburg karena menilai Leiva pura-pura tertajuh. Namun sang pengadil lapangan hijau tetap dengan keputusannya. Kuyt kembali membobol gawang Everton.Jelang pertandingan selesai, para pemain Everton meminta hadiah penalti setelah Joleon Lescott dijatuhkan oleh Jamie Carragher di dalam kotak terlarang. Protes pemain asuhan David Moyes tak digubris Clattenburg. The Reds pun akhirnya keluar sebagai pemenang.

Halaman
Show All
Dahlan Iskan, Ary Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Everton adalah klub sepak bola yang berasal dari kota Liverpool, Inggris.
    Everton adalah klub sepak bola yang berasal dari kota Liverpool, Inggris.
    Everton
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Derby Merseyside