Arsenal yang Mulai Goyah

Arsenal dalam tekanan Man City usai kalah 1-2 di pekan ke-33. Peluang juara menurun, momentum kini beralih ke pasukan Pep Guardiola.

Diterbitkan 20 April 2026, 16:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal memasuki fase paling menegangkan dalam perburuan gelar Premier League 2025/2026. Kekalahan dari Manchester City pada pekan ke-33 menjadi titik balik yang mengubah arah persaingan.

Gol penentu dari Erling Haaland di Stadion Etihad menjadi momen krusial yang menggeser momentum. Kemenangan 2-1 City terasa seperti sinyal kuat bahwa perburuan gelar belum berakhir.

Meski masih berada di puncak klasemen, posisi Arsenal kini jauh dari aman. Keunggulan yang sempat mencapai sembilan poin kini terpangkas drastis menjadi hanya tiga angka.

Situasi semakin rumit karena Manchester City masih memiliki satu laga tunda. Jika mampu mengalahkan Burnley, mereka berpotensi mengambil alih posisi teratas.

Tekanan kini sepenuhnya berada di pundak Arsenal yang harus menjaga konsistensi di sisa musim. Setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal dalam perebutan gelar yang semakin ketat.

Momentum Berpindah ke Manchester City

Manchester City kembali menunjukkan karakter khas mereka di fase akhir musim. Tim asuhan Pep Guardiola meningkatkan intensitas permainan saat kompetisi memasuki periode krusial.

Catatan performa City juga sangat impresif dalam beberapa pekan terakhir. Mereka hanya menelan satu kekalahan dalam 20 pertandingan liga terakhir.

Sebaliknya, Arsenal mulai kehilangan stabilitas performa. The Gunners hanya mampu meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir di semua kompetisi.

"Kami masih berharap. Tetapi kenyataannya adalah kami memiliki jadwal pertandingan yang buruk dan kami tidak berada di puncak klasemen," ucap Guardiola dikutip dari BBC Sport.

"Klasemen berbicara sendiri. Mereka telah menjadi yang terbaik. Selamat kepada para pemain, tetapi jangan kehilangan fokus," tegasnya.

Peluang Juara Menyusut, Arsenal Dikejar Bayang-Bayang

Secara matematis, Arsenal memang masih difavoritkan untuk menjadi juara. Namun, probabilitas mereka terus menurun seiring hasil negatif dalam beberapa laga terakhir.

Data dari Opta menunjukkan peluang Arsenal turun drastis dari 97 persen menjadi 73 persen dalam sepekan. Sebaliknya, peluang Manchester City melonjak dari 3 persen menjadi 27 persen.

Ironisnya, Arsenal telah menghabiskan 206 hari di puncak klasemen musim ini. Sementara itu, City hanya merasakan posisi teratas selama enam hari pada awal musim.

Fakta tersebut menegaskan bahwa dominasi sepanjang musim belum tentu berujung gelar. Arsenal kini harus membuktikan bahwa mereka mampu bertahan di bawah tekanan hingga garis finis.

Sumber: BBC Spoort

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

5 Kandidat Pelabuhan Baru Marcus Rashford

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • Manchester City sukses mengganggu dominasi Manchester United dalam beberapa musim belakangan karena akusisi yang dilakukan oleh Sheikh Manso
    Manchester City menjadi salah satu klub elite Liga Inggris dalam 1 dekade terakhir
    Manchester City
  • Premier League
  • Berita Bola