Misi Mustahil Chelsea Lawan PSG: Strategi Liam Rosenior Kejar Defisit Tiga Gol

Liam Rosenior optimistis Chelsea mampu bangkit lawan PSG di Liga Champions meski tertinggal defisit tiga gol. Fokus pada taktik pressing dan pemulihan fisik pem

Diterbitkan 17 Maret 2026, 12:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Liam Rosenior menyatakan keyakinannya bahwa Chelsea mampu meraih kesuksesan yang pantas didapatkan oleh klub tersebut. Meskipun harus menghadapi tantangan berat di Liga Champions, pelatih yang menjabat sejak Januari ini tetap optimistis.

Ia percaya bahwa kerja keras yang dilakukan di dalam maupun di luar lapangan akan segera membuahkan hasil positif. Optimisme ini muncul di tengah persiapan tim menghadapi raksasa Prancis, PSG, pada Rabu (18/3/2026) dini hari nanti.

Ujian terberat kini menanti The Blues yang harus menjamu PSG di Stamford Bridge dengan beban yang cukup besar. Mereka diwajibkan mengejar defisit tiga gol setelah menelan kekalahan pahit 2-5 pada pertemuan pertama di Paris.

Sejak tiba di London, Rosenior langsung dihadapkan pada jadwal pertandingan yang sangat padat. Ia telah memimpin 17 laga hanya dalam kurun waktu sepuluh pekan sejak resmi menukangi tim.

Situasi tersebut menyebabkan waktu latihan di markas Cobham lebih banyak difokuskan pada pemulihan fisik para pemain. Fokus pada taktik menjadi terbatas karena prioritas utama adalah menjaga kebugaran skuad.

Meski demikian, Chelsea tetap mampu bersaing ketat di posisi empat besar Premier League musim ini. Mereka juga berhasil memastikan diri melaju hingga babak perempat final FA Cup.

Rosenior menegaskan bahwa saat ini dirinya sedang membangun fondasi yang kuat bagi masa depan klub. Langkah ini diambil demi memastikan Chelsea bisa meraih kejayaan secara konsisten di tahun-tahun mendatang.

Evaluasi Taktik Lawan PSG

Pada laga pertama di Prancis, Rosenior menerapkan skema man-to-man pressing yang sempat menyulitkan para pemain bintang PSG. Ia tetap membela strategi tersebut dan menilai gol-gol yang tercipta bukan disebabkan oleh rapuhnya struktur tim.

Penerapan taktik ini diklaim akan semakin sempurna seiring dengan bertambahnya durasi kerja sama dengan skuad The Blues. Rosenior melihat para pemainnya telah memberikan upaya maksimal untuk mengadopsi filosofi sepak bola yang ia usung.

"Jika mencermati laga melawan PSG, gol-gol itu tidak berkaitan dengan tekanan kami, terutama gol ketiga yang sangat krusial," ujar Liam Rosenior. Ia merasa bahwa kesalahan individual lebih berpengaruh daripada kegagalan sistem permainan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ia menilai sistem tekanan tinggi yang diterapkan dalam beberapa pertandingan terakhir telah memberikan landasan yang solid. Rosenior yakin koordinasi antar pemain akan semakin mengalir lancar jika mereka memiliki waktu latihan yang lebih ideal. "Tekanan yang kami terapkan melawan PSG dan laga lainnya telah menjadi landasan bagi performa tim. Semakin lama dikerjakan, maka hasilnya akan terus membaik," tambah sang manajer.

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Liga Champions merupakan kompetisi sepak bola antar klub di benua Eropa
    Liga Champions merupakan kompetisi sepak bola antar klub di benua Eropa
    Liga Champions
  • UEFA Champions League atau yang lebih dikenal dengan Liga Champions adalah kompetisi antarklub terbaik di benua Eropa.
    UEFA Champions League atau yang lebih dikenal dengan Liga Champions adalah kompetisi antarklub terbaik di benua Eropa.
    champions league
  • Klub sepak bola asal Perancis yang dibuat pada tahun 1970 dan berbasis di Paris.
    Paris Saint-Germain (PSG) merupakan klub sepak bola asal Perancis yang dibuat pada tahun 1970 dan berbasis di Paris.
    PSG
  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Semua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya tentang Chelsea FC yang memiliki julukan The Blues
    Chelsea
  • Liam Rosenior