11 Atlet MMA Disiapkan Wakili Indonesia di Asian Games 2026

MMA akan dipertandingkan di Asian Games 2026. Indonesia memproyeksikan 11 atlet ikut berlaga di Jepang. Persiapan sudah dilakuka sejak sekarang.

OlehThomas
Diterbitkan 07 Januari 2026, 20:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Misi Kualifikasi: 11 Atlet Bertarung di Tiongkok

PB PERTACAMI telah mengambil langkah strategis dengan mengirimkan 11 atlet terbaiknya untuk berkompetisi di ajang 3rd AMMA Championships 2026. Kejuaraan ini berlangsung di Luzhou, Tiongkok, pada tanggal 9-11 Januari 2026, dan merupakan bagian integral dari rangkaian kualifikasi resmi menuju Asian Games 2026.

Ketua Umum PB PERTACAMI, Tommy Paulus Hermawan, yang juga menjabat sebagai Presiden Global Association of Mix Martial Arts (GAMMA), menyatakan keyakinannya terhadap kesiapan para atlet. Ia menegaskan bahwa para petarung telah melalui seleksi ketat serta persiapan fisik dan teknis yang matang, sehingga siap berjuang untuk lolos kualifikasi.

Daftar atlet yang dikirim untuk kualifikasi ini mencakup nama-nama potensial di kategori Traditional MMA seperti Alfiandi (60 kg), Eugene Darrien Djubair (65 kg), Delvi Nurfadilah (49 kg), Dwi Ani Retno Wulan (54 kg), dan Yusni Nurhayati Hutasoit (60 kg). Sementara itu, di kategori Modern MMA, terdapat Riswan Efendi Hutabalian (56 kg), Jon Setiawan Saragih (60 kg), Albert (65 kg), Novia Pesik (49 kg), Vallensia Fahira Hotmauli (54 kg), dan Maydelse Sitepu (60 kg).

Modal Prestasi dari SEA Games 2025 dan Target Selanjutnya

Ketua Umum PB. PERTACAMI sekaligus Presiden GAMMA (Global Association of Mix Martial Arts) Tommy Paulus Hermawan, menyampaikan bahwa kontingen ini disiapkan melalui seleksi berdasarkan performa teknis, kesiapan fisik, serta pengalaman bertanding di level internasional.

“Setelah melewati uji coba pada SEA Games 2025 Thailand yang berlangsung pada Desember 2025 lalu, ASIAN Games 2026 mendatang merupakan panggung multievent yang penting dalam kaitannya dengan perjalanan cabang olahraga MMA menuju pengakuan IOC. Kami membawa atlet-atlet yang sudah memiliki rekamjejak kuat di kejuaraan dunia. Kami optimistis bisa membawa pulang prestasi terbaik dan mengharumkan Indonesia,” ujar Tommy.

Dalam kualifikasi Asian Games 2026, PB PERTACAMI menargetkan hasil maksimal dengan meloloskan sebanyak mungkin atlet dari nomor-nomor yang memiliki potensi besar meraih prestasi.

“Kami berharap besar dan percaya penuh bahwa para atlet siap berjuang serta lolos kualifikasi. Kepercayaan diri PB PERTACAMI juga diperkuat oleh capaian gemilang pada SEA Games 2025 Thailand, di mana Indonesia mengirimkan enam atlet MMA dan seluruhnya berhasil meraih medali. Prestasi tersebut mencatatkan 100 persen tingkat keberhasilan, dengan perolehan 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu. Performa pada SEA Games 2025 lalu menjadi bukti kesiapan atlet MMA Indonesia. Enam atlet bertanding, enam medali kami raih. Ini bukan hanya prestasi, tetapi juga validasi dari sistem pembinaan yang kami jalankan,” ujar Tommy

Proses Seleksi dan Pelatnas Berstandar Internasional

Proses seleksi atlet PB PERTACAMI dilakukan berdasarkan performa teknis, kesiapan fisik, dan pengalaman bertanding di kancah internasional. Seleksi yang ketat ini memastikan hanya atlet-atlet terbaik yang mewakili Indonesia dalam ajang kualifikasi dan turnamen besar.

Pemusatan latihan nasional (pelatnas) telah berlangsung intensif sejak Januari 2025, bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta. Pelatnas ini melibatkan 11 atlet senior, 5 atlet di bawah usia 21 tahun, dan 14 petarung junior, mengadopsi pendekatan sport science yang terukur dan terpadu.

Pelatih Marcos Tulio Machado menerapkan program pelatihan komprehensif yang mencakup latihan fisik, teknik, strategi bertanding, hingga penguatan mental. Pendekatan ini dilengkapi dengan infrastruktur fisik yang lengkap, pelatih profesional, tenaga medis, serta dukungan nutrisi untuk menjaga kondisi puncak atlet. Tommy Paulus Hermawan menekankan bahwa PB PERTACAMI tidak hanya membentuk atlet berprestasi, tetapi juga karakter juang dan daya tahan kelas dunia.

Visi Indonesia sebagai Kekuatan MMA Amatir Global

Masuknya MMA ke dalam Asian Games 2026 merupakan pengakuan signifikan terhadap perkembangan olahraga ini sebagai disiplin kompetitif yang terstruktur. Partisipasi Indonesia di ajang ini adalah bagian dari perjalanan besar MMA menuju pengakuan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Ketua Umum PB PERTACAMI, Tommy Paulus Hermawan, menegaskan komitmen federasi untuk membina talenta muda MMA Indonesia agar mampu bersaing di level internasional. Ia yakin bahwa MMA memiliki potensi besar untuk dipertandingkan di Olimpiade, dan Indonesia siap menjadi bagian dari sejarah tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo juga menyatakan kebanggaannya atas komitmen Indonesia dalam menyelenggarakan acara MMA kelas dunia. Menpora Dito berharap, jika MMA dipertandingkan di Asian Games dan Olimpiade, Indonesia sudah memiliki kesiapan yang matang baik dari segi atlet maupun penyelenggaraan. Ini menunjukkan sinergi antara federasi dan pemerintah dalam memajukan olahraga MMA di Indonesia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan