Sabet Emas SEA Games 2025, Dina Aulia Bidik Tiket Olimpiade Los Angeles

Pelari Dina Aulia menambah pundi-pundi emas SEA Games 2025 kontingen Indonesia usai menjadi yang terbaik dalam persaingan nomor lari gawang 100 meter putri.

Diterbitkan 12 Desember 2025, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Atlet lari yang berkompetisi di nomor lari gawang 100 meter putri, Dina Aulia, sukses menambah pundi-pundi emas kontingen Indonesia di SEA Games 2025, Jumat (12/12/2025).

Tampil di Supachalasai Stadium, Pathum Wan, Bangkok, pelari kelahiarn 2003 itu keluar sebagai kampiun setelah menorehkan catatan waktu 13,21 detik.

Hasil tersebut membuat Dina unggul atas rekan senegaranya Emilia Nova yang membawa pulang perak usai menorehkan durasi 13,27 detik, sementara medali perunggu menjadi milik wakil Vietnam Huynh Thi My Tien dengan catatan 13,34 detik.

Prestasi ini menandai emas pertama Dina sepanjang diturunkan dalam ajang olahraga multievent Asia Tenggara. Sebelumnya, saat tampil perdana di SEA Games 2023 Kamboja, sang atlet harus puas mendulang perunggu.

"Alhamdulillah hasilnya sesuai harapan. Medali ini buat diri sendiri, untuk mengapresiasi diri saya sendiri," ujar Dina selepas keberhasilannya menyumbang emas buat Indonesia.

"Kalau di SEA Games kemarin (2023), saya posisi ketiga, kalah dari Vietnam. Sekarang gantian, (juara) satu-duanya Indonesia, Vietnam ketiga. Ini juga jadi jawaban dari tantangan dua tahun lalu," tambahnya.

Kejar Tiket ke Olimpiade Los angeles 2028

Keberhasilan meraih emas SEA Games 2025 turut membuka langkah Dina untuk bisa lolos kualifikasi menuju Olimipiade Los Angeles 2028.

Ini menjadi target sekaligus mimpi besar yang saat ini sedang dikejar oleh atlet berusia 22 tahun.

"Target besar saya di 100 meter gawang adalah lolos limit Olimpiade LA 2028, sekitar 12,70–12,77. Saya kejar ke sana. Saya ingin wujudkan mimpi saya, main di Olimpiade LA, dan kalau bisa sampai dapat rezeki medali," katanya lagi.

Arti Perak Emilia Nova

Sementara itu buat Emilia Nova, medali perak yang dia dapatkan merupakan bukti komitmennya.

Terlebih, catatan waktu yang ditorehkannya merupakan personal best buat dirinya sendiri setelah sempat dua kali menjalani operasi dan pemulihan panjang. Catatan waktu terbaik Emil sebelumnya ialah 13,33 yang dibuat di Asian Games 2018.

“Ini personal best saya setelah dua kali operasi dan pemulihan panjang,” sebut Emil.

Apresiasi Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengaku senang melihat kinerja atlet lari gawang Indonesia yang berhasil naik podium. Menurutnya, ini merupakan bukti proses regenerasi berjalan dengan baik.

“Senang sekali melihat adanya proses regenerasi yang berjalan baik, ada yang senior, ada pula yang lebih muda. Inilah yang harus terus dilakukan dalam olahraga nasional, tanpa pilih kasih, tanpa atlet titipan. Semua yang terbaik, yang muda maupun yang senior, harus mendapat kesempatan yang sama,” ucap Erick.

"Kita juga bisa melihat perkembangan serupa tidak hanya di atletik, tetapi juga di akuatik. Demikian pula di bulu tangkis. Kemarin (perenang) Jason Donovan yang baru berusia 18 tahun mampu meraih medali emas. Saya kira untuk tim putra juga sama, mayoritas merupakan atlet-atlet muda. Inilah wujud nyata regenerasi olahraga Indonesia untuk menjaga kesinambungan prestasi dan menghasilkan capaian yang lebih baik ke depan," tutupnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026

Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan