Mohamed Salah, Piala Afrika, dan Potensi Absen Perkuat Liverpool 7 Pertandingan

Liverpool dan Timnas Mesir masih bernegosiasi soal jadwal pelepasan Mohamed Salah untuk Piala Afrika 2025. Bagaimana dampaknya bagi The Reds saat periode tersibuk musim?

Diterbitkan 17 November 2025, 19:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Mohamed Salah: Kontribusi Besar, Ambisi Lebih Besar

Meski belum menemukan performa terbaik seperti musim lalu saat mencetak 34 gol di semua kompetisi, Mohamed Salah tetap menjadi tumpuan utama baik di klub maupun tim nasional. Pengalamannya sebagai poros serangan, pemimpin lapangan, serta tingkat konsistensi menjadikannya figur tak tergantikan dalam skuad The Pharaohs.

Mesir sendiri terakhir kali menjuarai Piala Afrika pada 2010, dan sejak saat itu, mereka tidak lagi berhasil mengangkat trofi meski memegang rekor juara terbanyak. Salah dua kali membawa Mesir mencapai final, yakni pada 2017 dan 2021, tetapi keduanya berakhir dengan kegagalan meraih gelar. Ambisi pribadi dan kolektif tentu menjadi dorongan kuat bagi Salah untuk tampil penuh sejak awal.

Pada akhirnya, keputusan mengenai jadwal pelepasan harus mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan klub dan kepentingan nasional. Liverpool membutuhkan Salah untuk menjaga ritme kompetitif, tetapi Mesir melihat dirinya sebagai elemen kunci dalam misi mengakhiri penantian panjang gelar.

Siapa yang akan mendapat prioritas? Jawabannya mungkin akan menentukan arah musim bagi dua institusi besar dalam sepak bola ini.

Sumber: Evening Standard

Klasemen Premier League/Liga Inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan