Arsenal Butuh Napas: Jeda Internasional Datang di Waktu yang Tepat untuk Arteta dan Skuad

Setelah hasil imbang 2-2 di markas Sunderland, Arsenal mendapat jeda dua pekan yang ideal untuk memulihkan kondisi skuad dan menyiapkan diri menghadapi Tottenham.

Diterbitkan 09 November 2025, 16:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun, intensitas tinggi itu mulai terlihat berdampak. Di Stadium of Light, Arteta hanya melakukan satu pergantian pemain sepanjang 100 menit pertandingan, Eberechi Eze digantikan Cristhian Mosquera di menit ke-88.

Banyak yang bertanya, mengapa pelatih tak menurunkan tenaga segar seperti Ben White, Piero Hincapie, atau Ethan Nwaneri? Jawabannya sederhana, bahwa Arteta tahu timnya sudah mencapai batas fisik, dan ia memilih bertahan dengan komposisi yang sudah kompak.

Keputusan itu akhirnya berbuah kehilangan dua poin, tapi juga memperlihatkan keterbatasan skuad di fase kritis ini. Arsenal seperti tim yang kehabisan tenaga di lima menit terakhir, namun masih berjuang sampai peluit panjang.

Arteta: Frustrasi, tapi Tetap Tenang

Pasca-pertandingan, Arteta tampil berbeda dari biasanya. Tidak ada kemarahan berlebihan, hanya ekspresi kecewa yang terkendali.

“Saya tidak puas karena kami seharusnya bisa menang. Tapi ini Premier League. Mereka mencetak gol dengan cara mereka, dan kami harus menghormati itu,” ujarnya dengan nada datar namun realistis.

Arteta tampaknya memahami konteks besar musim ini: timnya sudah bermain 17 kali sejak Agustus, dengan catatan 14 kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya sekali kalah, agregat gol 35-5. Itu pencapaian luar biasa, terutama dengan krisis pemain yang dialami.

Dengan performa seperti itu, hasil imbang di Sunderland hanyalah gangguan kecil di tengah perjalanan panjang menuju puncak. Dalam situasi seperti ini, jeda dua pekan menjadi waktu emas untuk memulihkan fisik dan mental skuad yang telah bekerja di ambang batas.

Momentum untuk Pulih dan Kembali Lebih Kuat

Arsenal akan kembali beraksi pada 23 November dalam laga besar, derby London Utara melawan Tottenham di Emirates Stadium.

Arteta berharap saat itu beberapa pemain kunci seperti Odegaard, Martinelli, dan Havertz sudah pulih dan siap memperkuat tim. Sementara nama-nama lain seperti Gyokeres dan Madueke diharapkan kembali bertahap setelah itu.

Dengan skuad lengkap, Arsenal bisa memulai kembali misinya dengan energi baru. Mereka sudah memberikan fondasi kokoh, unggul enam poin di puncak Premier League dan tak terkalahkan di fase grup Liga Champions.

Kini, fokus utama Arteta adalah menjaga kebugaran, kestabilan mental, dan ritme permainan tim.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Premier League
  • Mikel Arteta