Marcus Rashford Ungkap Sosok Pelatih yang Paling Ia Sukai di Manchester United

Marcus Rashford akhirnya mengungkapkan siapa pelatih yang paling ia sukai selama membela Manchester United. Pemain berusia 27 tahun itu telah melalui berbagai periode di bawah sejumlah pelatih dengan pengalaman yang berbeda-beda.

Diterbitkan 29 Oktober 2025, 10:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Marcus Rashford akhirnya mengungkapkan siapa pelatih yang paling ia sukai selama membela Manchester United. Pemain berusia 27 tahun itu telah melalui berbagai periode di bawah sejumlah pelatih dengan pengalaman yang berbeda-beda.

Sejak debut di bawah Louis van Gaal, Rashford mengalami banyak perubahan gaya bermain dan tuntutan taktik. Namun, hanya satu sosok yang benar-benar meninggalkan kesan mendalam bagi penyerang asal Inggris tersebut.

Selama kariernya di Old Trafford, Rashford bekerja dengan nama-nama besar seperti Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Erik ten Hag, hingga Ruben Amorim. Setiap pelatih memiliki pendekatan berbeda, dan Rashford pun memiliki pandangan khusus terhadap mereka.

Dalam wawancara terbarunya, Rashford menilai bahwa masa terbaiknya di Manchester United terjadi di bawah arahan Ole Gunnar Solskjaer. Ia mengaku menikmati setiap momen bermain di bawah pelatih asal Norwegia itu.

Masa Terbaik Bersama Ole Gunnar Solskjaer

Rashford menilai Solskjaer sebagai pelatih yang memberinya kepercayaan penuh dan ruang untuk berkembang. Ia merasa bisa menunjukkan performa terbaik saat berada di bawah arahan mantan penyerang legendaris Manchester United tersebut.

Di era Solskjaer, Rashford menjadi pemain kunci dengan catatan gol impresif di dua musim penuh. Ia mencetak 22 gol di musim pertama dan 21 gol pada musim berikutnya, membantu MU melangkah ke final Liga Europa.

“Ole adalah sosok yang luar biasa,” ujar Rashford kepada TV 2. “Saya sangat senang bermain di bawah asuhannya.”

“Saya bisa berbicara mewakili banyak pemain Manchester United ketika mengatakan bahwa kami menikmati bermain untuknya. Kami memainkan sepak bola yang bagus di bawah Ole,” lanjut Rashford. “Itu adalah periode yang sangat sukses bagi saya secara pribadi. Dia orang yang hebat, dan saya tidak punya satu kata buruk pun untuknya,” tambahnya.

Menurun di Era Berikutnya

Setelah era Solskjaer berakhir, Rashford menghadapi masa yang lebih sulit di bawah pelatih-pelatih berikutnya. Meskipun sempat mencatat musim luar biasa bersama Erik ten Hag dengan 30 gol di semua kompetisi, performanya menurun dalam dua musim setelahnya.

Rashford kesulitan mempertahankan konsistensi dan gagal mencapai dua digit gol di musim-musim selanjutnya. Situasi itu membuat posisinya di tim utama Manchester United semakin terancam.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kondisi tersebut memuncak saat Ruben Amorim mengambil alih kursi pelatih. Ia jarang memberikan kesempatan kepada Rashford di tim utama hingga akhirnya sang pemain harus dipinjamkan ke klub lain. Langkah Rashford untuk keluar dari Old Trafford pun menjadi keputusan besar dalam kariernya. Ia kini berusaha bangkit dan membuktikan kualitasnya di luar Inggris.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • Marcus Rashford merupakan pemain sepak bola muda profesional Manchester United
    Marcus Rashford merupakan pemain sepak bola muda profesional Manchester United
    Marcus Rashford
  • Ole Gunnar Solskjaer merupakan eks pemain Manchester United yang kini menjajaki karier sebagai seorang pelatih Setan Merah
    Ole Gunnar Solskjaer merupakan eks pemain Manchester United yang kini menjajaki karier sebagai seorang pelatih Setan Merah
    Ole Gunnar Solskjaer