Samuele Ricci Ukir Gol Perdana untuk AC Milan, Tegaskan Tak Mau Cepat Puas

Samuele Ricci mencetak gol pertamanya untuk AC Milan dalam hasil imbang melawan Atalanta. Meski senang, ia menegaskan tim tak boleh cepat puas dan harus terus berkembang.

Diterbitkan 29 Oktober 2025, 08:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Samuele Ricci menikmati malam istimewa ketika mencetak gol perdananya untuk AC Milan. Gol itu terjadi dalam laga melawan Atalanta yang berakhir imbang 1-1, Rabu (29/10/2025) ini hari WIB.

Ricci membuka keunggulan Rossoneri di menit-menit awal, memberikan harapan akan kemenangan penting di kandang lawan. Namun, keunggulan itu sirna setelah Ademola Lookman menyamakan kedudukan.

Meski hasil akhir mengecewakan, momen itu tetap berkesan bagi gelandang muda Italia tersebut. Ia tampil di bawah sorotan pelatih tim nasional, Gennaro Gattuso, yang hadir langsung di stadion.

Usai pertandingan, Ricci mengungkapkan perasaannya kepada Milan TV. Ia menegaskan bahwa kebahagiaan pribadinya tak mengurangi semangatnya untuk terus berjuang bersama tim.

Tak Mau Cepat Puas Meski Sudah Cetak Gol

Ricci menegaskan bahwa AC Milan tidak boleh puas dengan hasil imbang. Ia menilai tim selalu memiliki mentalitas untuk menang dalam setiap pertandingan.

Ia menyebut suasana ruang ganti kali ini jauh lebih positif dibanding hasil seri sebelumnya. Performa tim yang meningkat di babak kedua menjadi tanda perkembangan.

“Kami tidak pernah mau cepat puas,” ujar Ricci kepada Milan TV. “Kami selalu ingin menang, meski itu tidak selalu bisa terjadi. Suasana di ruang ganti kali ini berbeda dibanding hasil imbang melawan Pisa.”

“Hari ini kami menghadapi tim kuat di lapangan yang sulit,” lanjutnya. “Kami membuat terlalu banyak kesalahan di babak pertama, tapi tampil lebih baik di babak kedua berkat kontribusi pemain pengganti. Tim ini masih ada dan terus berjuang.”

Gol Perdana yang Penuh Makna

Ricci tak menyangka bisa mencetak gol untuk klub sebesar AC Milan dalam waktu relatif singkat. Ia menyebut hal itu sebagai pencapaian yang dulu hanya bisa ia impikan.

Meski begitu, pemain berusia 23 tahun itu tetap menyesal karena golnya tak berujung pada kemenangan. Ia menilai kebahagiaan pribadinya tak berarti apa-apa jika tim tidak meraih tiga poin.

“Kalau seseorang mengatakan hal ini beberapa tahun lalu, saya pasti tidak akan percaya,” kata Ricci. “Sayang sekali gol ini tidak membantu kami menang, tapi saya tetap senang.”

“Saya selalu siap kapan pun pelatih membutuhkan saya,” tambahnya. “Saya sempat melalui masa sulit tanpa banyak bermain, tapi saya terus bekerja agar siap. Saya bahagia dengan apa yang sedang kami bangun.”

Sumber: Sempre Milan

Persaingan Sengit di Liga Italia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Bersinar di Usia 39 Tahun, Jalur Lionel Messi Menuju Ballon d'Or Kesembilan Terbuka

Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan