Israel Belum 100 Persen Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Peluang Tipis Masih Ada

Meski dipastikan gagal di kualifikasi grup, Israel belum 100 persen gagal lolos Piala Dunia 2026. Mereka masih menyimpan asa melalui jalur playoff UEFA Nations League yang rumit.

OlehThomas
Diterbitkan 15 Oktober 2025, 14:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Format playoff UEFA untuk Piala Dunia 2026 menyediakan empat tiket tersisa yang diperebutkan oleh 16 tim. Tim-tim ini terdiri dari 12 runner-up kualifikasi grup dan 4 tim yang dipilih berdasarkan hasil UEFA Nations League 2024–25. Ke-16 tim tersebut akan dibagi ke dalam empat jalur berbeda, di mana setiap jalur akan menghasilkan satu tim yang lolos.

Peran UEFA Nations League menjadi krusial di sini. Jika tim-tim juara grup Nations League sudah lolos langsung ke Piala Dunia atau finis sebagai runner-up di kualifikasi grup, maka slot playoff yang kosong akan diberikan kepada tim-tim dengan peringkat tertinggi di Nations League yang belum lolos. Israel, dengan peringkat ke-14 di UEFA Nations League 2024/25, berharap pada skenario rumit ini yang sangat bergantung pada hasil negara lain.

Peluang Israel lolos terbilang sangat kecil lewat jalur ini. Saat ini ada Wales, Rumania, Swedia, Irlandia Utara, Moldova dan San Marino yang memiliki peluang lebih bagus ketimbang Israel.

Sejarah Partisipasi Israel di Piala Dunia

Sejarah partisipasi Israel di ajang Piala Dunia terbilang minim. Federasi nasional mereka pertama kali dibentuk pada tahun 1948, dan butuh waktu puluhan tahun sebelum mereka bisa merasakan atmosfer turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Israel tercatat hanya pernah lolos ke satu putaran final Piala Dunia sepanjang sejarahnya, yaitu pada edisi tahun 1970 di Meksiko. Pada turnamen tersebut, Israel harus tereliminasi di babak grup setelah finis di posisi terbawah Grup 2, di bawah tim-tim kuat seperti Italia, Uruguay, dan Swedia.

Sejak partisipasi tunggal tersebut, Israel belum pernah lagi berhasil menembus putaran final Piala Dunia. Mereka sempat mendekati kualifikasi pada beberapa edisi, termasuk tahun 1998, 2002, 2006, 2014, dan 2022, namun selalu terhenti di posisi ketiga grup kualifikasi mereka.

Isu Potensi Sanksi dan Perubahan Format Kualifikasi

Di tengah perjuangan Israel di kualifikasi, muncul pula isu mengenai potensi sanksi dari UEFA dan FIFA. Laporan The Telegraph menyebutkan bahwa Israel bisa saja dilarang tampil di sepak bola Eropa dalam beberapa pekan ke depan, yang berpotensi berimbas pada partisipasi mereka di Piala Dunia 2026. Kementerian Luar Negeri Israel menolak laporan tersebut sebagai 'distorsi dan salah'.

Sementara itu, UEFA telah mengumumkan perubahan format kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa. Sebanyak 55 tim nasional akan bersaing dalam 12 grup, masing-masing terdiri dari empat atau lima tim. Format baru ini dirancang untuk membuat jadwal lebih efisien dan kompetisi lebih menarik.

Perubahan ini juga mempertimbangkan integrasi UEFA Nations League secara lebih signifikan ke dalam proses kualifikasi Piala Dunia dan Euro. Hal ini mirip dengan model "Swiss System" seperti Liga Champions, yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan minat penonton, sekaligus memberikan jalur alternatif bagi tim-tim seperti Israel.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan