Antony Ungkap Rasa Tidak Dihargai Saat Terpinggirkan di Manchester United

Antony akhirnya buka suara soal pengalaman pahitnya bersama Manchester United. Winger asal Brasil itu mengaku merasa tidak dihargai selama masa 'pengasingannya' di Old Trafford, sebelum akhirnya resmi hengkang ke Real Betis pada musim panas ini.

Diterbitkan 03 Oktober 2025, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Antony akhirnya buka suara soal pengalaman pahitnya bersama Manchester United. Winger asal Brasil itu mengaku merasa tidak dihargai selama masa 'pengasingannya' di Old Trafford, sebelum akhirnya resmi hengkang ke Real Betis pada musim panas ini.

Pemain berusia 24 tahun tersebut sebelumnya dipinjamkan ke Betis dan tampil impresif di bawah asuhan Manuel Pellegrini dengan torehan 9 gol serta 5 assist dari 26 laga.

Performa itu membuat klub La Liga tersebut mengikatnya secara permanen dengan biaya transfer sekitar £21,5 juta. Namun, proses kepindahannya tidak berjalan mulus karena United sempat menurunkan harga di hari-hari terakhir bursa transfer, yang membuat Antony harus menunggu selama berminggu-minggu dalam situasi tak jelas.

Pengakuan Antony

Dalam wawancara bersama ESPN Brasil, Antony menuturkan dirinya diperlakukan dingin oleh orang-orang di klub.

“Saya bukan tipe orang yang suka menimbulkan kontroversi atau menyebut nama. Tapi saya merasa ada sedikit kurangnya rasa hormat. Bahkan sekadar menyapa pun tidak ada, entah itu ‘selamat pagi’ atau ‘selamat siang’,” ujarnya.

Selain itu, Antony mengungkap dirinya sempat harus bertahan lebih dari 40 hari di sebuah hotel bandara di Inggris, menunggu kejelasan transfer. Meski begitu, ia menolak memperpanjang perdebatan.

“Saya memang merasa tidak dihargai, tapi saya tidak mau mempermasalahkannya. Saya tetap berterima kasih kepada United, ada masa buruk tapi juga ada momen indah dengan dua gelar yang diraih,” lanjutnya.

Faktor Kegagalan Antony di MU

Soal kegagalannya bersinar setelah didatangkan dari Ajax dengan harga fantastis £85 juta pada 2022, Antony tidak menampik bahwa faktor luar lapangan berpengaruh besar.

“Saya menerima tanggung jawab penuh. Ada banyak hal di luar lapangan yang mengganggu performa saya. Namun, semua itu menjadi pelajaran berharga untuk karier saya ke depan,” tegasnya.

Kini, Antony memilih fokus membuka lembaran baru bersama Betis. Ia merasa lebih dihargai di Sevilla dan optimistis bisa menunjukkan potensi terbaiknya.

“Yang penting sekarang adalah saya ada di sini, di Betis. Ini rumah baru saya, dan saya ingin terus berkembang,” pungkasnya.

Sumber: ESPN Brasil

Klasemen Premier League 2025/2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan