Persaingan Sengit Asep Lukman dan Zidane di Putaran 4 Trial Game Dirt 2025

Asep Lukman dan Zidane akan bersaing ketat di putaran empat Trial Game Dirt 2025 yang dilangsungkan di Solo.

OlehThomas
Diperbarui 24 September 2025, 05:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Putaran keempat kejuaraan motocross dan grasstrack bergengsi Trial Game Dirt (TGD) 2025 dijadwalkan akan digelar di Solo, Jawa Tengah. Putaran empat ini bakal sangat krusial dan menentukan bagi deretan kroser elite nasional sebelum putaran final dari total lima seri. Sirkuit Lapangan Gentan Sukoharjo, pada 26-27 September pekan depan, akan jadi medan pertempuran para rider demi mengamankan tahta juara umum.

Persaingan sengit di ajang besutan 76Rider ini sudah terjadi sejak putaran ketiga di Probolinggo akhir Agustus lalu. Asep Lukman yang tampil gemilang dan jadi kampiun, berhasil menipiskan jarak poin dengan M. Zidane di puncak klasemen kelas utama FFA Open dan Campuran Open. Alhasil perebutan gelar juara umum kian terbuka dengan persaingan yang semakin ketat.

Agnes C. Wuisan dari 76Rider selaku penyelenggara meyakini putaran keempat bakal makin kompetitif dan menghibur lewat performa maksimal para rider di lintasan. “Trial Game Dirt musim ini tinggal menyisakan dua seri. Artinya persaingan seri keempat di Solo bakal makin sengit, dengan poin-poin krusial yang akan diperebutkan. Zidane pasti nggak mau kehilangan poin lagi, sementara Asep Lukman juga akan gaspol untuk merebut puncak klasemen,” ungkap Agnes.

Ketatnya persaingan tergambar di klasemen sementara FFA Open. M. Zidane masih bertengger di puncak dengan modal 70 poin. Tapi rider kelahiran Blitar ini wajib waspada penuh lantaran cuma punya selisih 1 poin saja dari Asep Lukman yang mengantongi 69 poin.

Di posisi ketiga, Ananda Rigi juga masih terus memberikan tekanan bermodal 60 poin.

“Dengan kondisi ini, para rider dituntut untuk benar-benar sempurna menaklukkan setiap handicap di lintasan dan jadi yang tercepat,” imbuhnya.

Keistimewaan Solo

Perihal Kota Solo yang jadi tuan rumah putaran keempat, Agnes menilai punya kelebihan tersendiri. Kota berjuluk The Spirit of Java ini hampir tak pernah absen dari gelaran Trial Game Dirt di setiap musimnya. Animo komunitas serta penggemar motocross dan grasstrack memang tak pernah surut dari kota yang telah menghasilkan rider-rider top dan legendaris macam Denny Orlando, Wahyu Gareng, Endi Endhot, hingga Ivan Harry Nugroho.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Komunitas olahraga trail di solo juga kami lihat terus berkembang pesat. Makin banyak rider-rider muda bermunculan seiring semakin banyak pula sekolah-sekolah motocross maupun grasstrack. Selain itu, letaknya juga cukup strategis. Jadi peserta yang berasal dari Jawa Timur, Yogyakarta maupun Jawa Barat, tak terlampau jauh,” urai Agnes. Sementara itu Mariachi Gunawan dari Genta Auto & Sport selaku promotor, mengatakan proses adaptasi terhadap Sirkuit Lapangan Gentan Sukoharjo akan jadi aspek krusial bagi para peserta. Pasalnya, akan ada sejumlah ubahan dalam layout lintasan, khususnya penempatan setiap handicap dibandingkan seri-seri sebelumnya. Sedikit saja kegagalan antisipasi, berpotensi mengubah hasil akhir balapan. “Kalau untuk karakter tanah lintasannya sendiri cukup flat dengan rumput-rumput tipis. Kondisi ini sebetulnya cukup disukai para pebalap, karena lebih lunak sehingga bisa lebih leluasa untuk melakukan akselerasi secara cepat,” urainya.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan