10 Transfer Terburuk Chelsea di Era Abramovich, Gagal Total dan Mengejutkan!

Sejak mengambil alih Chelsea pada 2003, Roman Abramovich membawa klub ke level baru dengan mendatangkan pemain bintang. Meski dana mengalir deras, tidak semua i

Diperbarui 12 September 2025, 14:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Era Roman Abramovich membawa Chelsea ke level berbeda sejak 2003. Uang mengalir deras untuk mendatangkan pemain bintang demi kejayaan klub.

Namun, tak semua investasi berjalan mulus. Ada sejumlah transfer mahal yang gagal memberikan dampak signifikan.

Chelsea sempat merasakan kegagalan dari beberapa pemain yang diboyong dengan harapan besar. Alih-alih memperkuat tim, beberapa justru menjadi beban klub.

Kegagalan ini menimbulkan pertanyaan soal strategi transfer meski dana tak terbatas. Penggemar dan media pun tak segan menyoroti keputusan kontroversial tersebut.

Meski begitu, era Abramovich tetap meninggalkan warisan besar. Termasuk pelajaran tentang risiko transfer besar yang tak selalu berbuah sukses.

Berikut sepuluh transfer paling mengecewakan Chelsea selama era Roman Abramovich.

1. Franco Di Santo

Beberapa pemain Amerika Selatan pindah ke Eropa terlalu cepat dan akhirnya menghadapi tantangan besar. Franco Di Santo termasuk salah satu contohnya.

Striker asal Argentina ini kesulitan menyesuaikan diri dengan sepak bola Inggris. Ia gagal mencetak satu gol pun dalam 16 penampilan bersama Chelsea.

Kegagalan ini membuat karier Di Santo di Inggris tidak bertahan lama. Chelsea pun melepasnya setelah performanya dinilai kurang memuaskan.

2. Andriy Shevchenko

Andriy Shevchenko dikenal sebagai salah satu striker terbaik di generasinya. Namun, kariernya di Chelsea berjalan sulit dan tidak sesuai ekspektasi.

Penggemar Premier League berharap melihat performa spektakuler dari penyerang kelas dunia ini. Nyatanya, Shevchenko hanya menampilkan bayangan dari kejayaannya di Serie A dan Liga Champions bersama AC Milan.

Kegagalan ini membuat masa tinggalnya di Stamford Bridge dianggap mengecewakan. Chelsea pun tidak mendapatkan kontribusi maksimal dari pemain yang dulu bersinar di Italia.

3. Juan Cuadrado

Juan Cuadrado pindah ke Chelsea dari Fiorentina pada Januari tahun 2015. Biaya transfer pemain asal Kolombia ini mencapai 26 juta pounds.

Sayangnya, Cuadrado gagal memberikan dampak besar di Stamford Bridge. Ia tidak mendapat banyak kesempatan untuk tampil maksimal.

Hanya 15 pertandingan yang dijalaninya bersama Chelsea. Setelah itu, Cuadrado melanjutkan kariernya di Juventus.

4. Danny Drinkwater

Danny Drinkwater bergabung dengan Chelsea pada 2017 dengan biaya £34,11 juta dari Leicester City. Sayangnya, ia gagal menyesuaikan diri seperti rekan setimnya, N’Golo Kante, yang justru berkembang pesat.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Selama di Chelsea, Drinkwater beberapa kali dipinjamkan ke klub lain seperti Burnley, Aston Villa, Kasimpasa, dan Reading. Kariernya di Stamford Bridge tidak banyak memberi momen gemilang. Pada 10 Juni 2022, Chelsea mengumumkan bahwa kontraknya tidak diperpanjang. Drinkwater akhirnya memutuskan pensiun pada 30 Oktober 2023 di usia 33 tahun.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Semua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya tentang Chelsea FC yang memiliki julukan The Blues
    Chelsea
  • Roman Abramovich adalah seorang miliarder Rusia dan pemilik perusahaan investasi Millhouse Capital.
    Roman Abramovich adalah seorang miliarder Rusia dan pemilik perusahaan investasi Millhouse Capital.
    Roman Abramovich
  • topik viral