Erick Thohir Beber Tugas Pertama Alexander Zwiers Sebagai Dirtek PSSI

Erick Thohir menugaskan Alexander Zwiers untuk mendampingi tim nasional senior sebagai tugas pertamanya di Indonesia.

Diperbarui 25 Agustus 2025, 22:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Alasan Zwiers Terima Pinangan PSSI

Sebelumnya, Alexander Zwiers sempat bicara mengenai alasan dirinya menerima pinangan PSSI menjadi Direktur Teknik usai mengecap kesuksesan dengan Yordania.

Dia mengaku terkesan dengan visi pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert, Penasihat Teknis Jordi Cruyff, dan Ketum PSSI Erick Thohir dalam memperbaiki lanskap sepak bola Indonesia.

"Ini adalah misi personal di hidup saya. Saya sudah bekerja lebih dari 25 tahun untuk sampai ke momen ini. Jadi saya sangat merasa terhormat bisa bekerja untuk Indonesia dengan 280 juta penduduknya, dan bekerja bersama legenda seperti Patrick Kluivert, Jordi Cruyff, Erick Thohir," ujar Zwiers dalam konferensi pers di Senayan, Senin (25/8/2025) malam WIB.

"Mereka sangat menginspirasi saya. Mereka punya determinasi untuk memperbaiki lanskap sepak bola Indonesia yang menginspirasi saya."

"Saya merasa Indonesia punya potensi besar, semangat terhadap sepak bola yang besar, dan saya merasa pulang ke rumah saat di sini. Jadi saya merasa sangat terhormat dan bahagia bisa jadi bagian dari proyek ini," tandasnya.

Rekam Jejak Alexander Zwiers di Yordania

Sebelum bergabung dengan PSSI, Zwiers sejak 2019 menjabat sebagai Direktur Teknik sekaligus Instruktur Lisensi AFC Pro di Jordan Football Association. Di tangan Zwiers, Yordania mengalami perkembangan pesat baik dari sisi pembinaan maupun prestasi tim nasional senior.

Sebelumnya, Zwiers juga menorehkan pengalaman berharga di kawasan Timur Tengah. Ia sempat menjadi Direktur Teknik Akademi Al Wahda FC, Abu Dhabi pada 2015 hingga 2018.

Di sana, ia bertanggung jawab atas pengembangan pemain muda dari kelompok usia U-8 hingga U-18 serta mengelola empat pusat pelatihan untuk usia dini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan