Edisi Ketiga Turnamen Golf Pro-Am Terbesar di Indonesia Digelar September 2025

Pada edisi sebelumnya sukses melahirkan juara seperti Kevin C. Akbar (2023) dan Tanapat Pichaikool (2024).

OlehThomas
Diperbarui 25 Juli 2025, 08:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Peter Gunawan, salah satu andalan Indonesia dalam The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2025, melihat peluang bertanding di lingkungan yang begitu dia kenal dekat memberikan keuntungan tersendiri. “Bermain di Gunung Geulis memberikan motivasi besar bagi saya. Atmosfer ‘rumah’ sendiri menjadi booster semangat kami. Karena itu, saya menantikan kesempatan untuk bisa menorehkan prestasi dalam kompetisi pro-am terbesar di Indonesia ini,” ujar Peter.

Format Kompetisi

Bagi pegolf amatir yang bertanding sebagai partisipan, The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2025 pun memberikan pengalaman yang berbeda. Berpartner dengan pegolf profesional dalam satu kompetisi tentunya menjadi pelajaran berharga dalam meningkatkan kualitas permainan. Ini yang dirasakan Andree Harahap, juara amatir The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2024. Andree yang berpasangan dengan pegolf pro Malaysia Galven Green berhasil keluar sebagai juara untuk nomor beregu (pro-am) di Gunung Geulis Country Club, Bogor.

Format kompetisi pro-am sudah dikenal di dunia golf internasional. Asian Tour telah menggulirkan format kompetisi ini sejak 2014 di New Zealand Open, turnamen yang pertama kali diselenggarakan pada 1907 di Selandia Baru dan biasanya berlangsung pada Februari atau Maret setiap tahunnya.

Badan touring golf di Amerika Serikat dan terbesar di dunia, PGA Tour, pun telah menyelenggarakan kompetisi pro-am ini secara rutin melalui “AT&T Pebble Beach Pro-Am” sejak 1937. DP World Tour (badan touring di Eropa yang dulu dikenal dengan European Tour) juga telah menggelar kompetisi pro-am bernama “Alfred Dunhill Links Championship” sejak 2001.

Pada gelaran The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2025, sebanyak 100 profesional dan 100 amatir akan bertanding di dua course Gunung Geulis (West dan East Course) secara bersamaan dalam dua putaran pertama.

Setelah menyelesaikan 36 hole, ada cut yang ditetapkan. Para pegolf yang berada di Top 50 plus tie (berdasarkan skor individual) akan melanjutkan permainan ke putaran final. Tim pro-am yang berada di Top 20 akan bermain di final round kompetisi pro-am. Hadiah untuk nomor pro-am disediakan untuk tim yang berhasil menduduki Top 10.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan