Jose Mourinho Terharu Kenang Diogo Jota: Dia Pemuda yang Luar Biasa

Dunia sepak bola berduka. Diogo Jota, bintang Liverpool dan Timnas Portugal, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas pada Kamis (3/7/2025) dini hari.

Diperbarui 25 Juli 2025, 03:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dunia sepak bola berduka. Diogo Jota, bintang Liverpool dan Timnas Portugal, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas pada Kamis (3/7/2025) dini hari. Ia tewas bersama sang adik, Andre Silva (25), dalam perjalanan menuju Santander, Spanyol, untuk kembali ke Merseyside mempersiapkan musim baru The Reds.

Kepergian Jota di usia 28 tahun menyisakan duka mendalam. Baru dua pekan sebelumnya, ia merayakan pernikahan dengan kekasih masa kecilnya, Rute. Musim lalu, ia juga berhasil mengantar Liverpool meraih gelar Premier League dan Portugal menjuarai Nations League.

Salah satu yang paling terguncang adalah Jose Mourinho. Pelatih Fenerbahce asal Portugal itu terlihat emosional saat membahas Jota dalam wawancara eksklusif di program Futebol Total (Channel 11 Portugal).

Cerita Jose Mourinho

Meski tak pernah berinteraksi langsung, Mourinho mengaku sangat mengenal karakter Jota melalui cerita rekan-rekan terdekatnya.

"Aku menyapanya dua kali: saat Tottenham vs Wolverhampton dan di salah satu acara Federasi Sepak Bola Portugal. Meski tak pernah bertemu, aku seolah mengenalnya dengan baik. Agennya adalah agenku juga. Bahkan, Antonio Dias, rekan kerjaku, pernah bekerja bersamanya di Wolves," ujar Mourinho.

"Dia pemain yang dicintai semua orang. Sebagai atlet, rekan setim, keluarga, dan cara dia berinteraksi dengan organisasi—semuanya sempurna. Pasti dia pemuda yang luar biasa," lanjutnya dengan suara bergetar.

Mourinho Gagal Paham

Mourinho mengaku tak bisa memahami mengapa tragedi ini harus terjadi. "Aku hanya bisa berharap, mungkin 40 atau 50 tahun lagi, aku akan mengerti alasan di balik semua ini. Saat ini, ini sangat berat," katanya.

Sebelumnya, Mourinho juga menyampaikan duka lewat Sky Sports: "Orang-orang sering bilang 'dia baik' saat seseorang meninggal. Tapi Diogo BENAR-BENAR baik. Liverpool tahu itu. Dia berjuang keras sampai ke puncak. Tiga anak kehilangan ayah, seorang istri kehilangan suami, orang tua kehilangan dua putra... ini mengerikan."

Mourinho mengibaratkan duka Liverpool mirip dengan pengalamannya di Porto dulu, ketika pemain muda Rui Filipe tewas dalam kecelakaan.

"Kami akhirnya jadi juara untuk mengenangnya. Liverpool akan merasakan hal serupa—mereka kehilangan pemain, tapi mungkin justru mendapatkan lebih banyak jiwa."

Sumber: Futebol Total

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan