Langkah Serius PSSI Membangun Timnas Putri Indonesia U-16

PSSI mulai menata langkah untuk membentuk Timnas Putri Indonesia U-16 yang akan tampil di dua ajang penting tahun depan.

Diperbarui 13 Juli 2025, 15:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta PSSI mulai menata langkah untuk membentuk Timnas Putri Indonesia U-16 yang akan tampil di dua ajang penting tahun depan, yakni Piala AFF U-16 Putri 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri 2026. Proses seleksi menjadi bagian awal dari misi panjang untuk mencetak tim tangguh dan berkarakter.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya momen ini sebagai bagian dari strategi pembinaan sepak bola putri usia muda di Indonesia. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari mimpi besar membentuk tim yang mampu bersaing di level Asia.

“Piala Pertiwi U-16 tahun ini bukan hanya wadah kompetisi, tetapi juga pintu gerbang menuju pembentukan tim nasional yang tangguh, berkarakter, dan mewakili semangat sepak bola putri Indonesia,” ujar Erick Thohir.

Talenta Terbaik dari Piala Pertiwi

Sebanyak 1.000 pemain muda ambil bagian dalam Piala Pertiwi U-16 2025 Hydroplus, sebuah kompetisi yang kini menjadi rujukan utama proses seleksi Timnas Putri U-16. Dari jumlah tersebut, sekitar 400 nama telah dipetakan sebagai calon peserta seleksi nasional.

Langkah ini membuktikan bahwa kompetisi usia muda mulai dioptimalkan sebagai ajang pembibitan. PSSI menginginkan agar setiap talenta mendapat kesempatan yang sama selama mereka menunjukkan performa dan etos kerja yang baik di lapangan.

“Inilah momentum kita untuk terus membangun jenjang pembinaan yang kuat. Kami ingin para pemain muda putri tahu bahwa mimpi menjadi bagian dari tim nasional bukan angan-angan, tapi tujuan yang nyata dan terukur,” tambah Erick.

Seleksi Jadi Titik Awal, Bukan Akhir

Proses seleksi ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjuangan menuju tim nasional. PSSI menegaskan seleksi akan dilakukan menyeluruh dan objektif, dengan memperhatikan kualitas teknik, visi bermain, hingga mentalitas bertanding.

Pelatih dan tim teknis yang terlibat akan fokus membentuk skuad dengan karakter kuat, bukan hanya soal bakat. Tim yang dibentuk nanti diharapkan bukan hanya kompetitif di ASEAN, tapi juga punya ambisi menembus batas di kancah Asia.

Lewat proses ini, mimpi banyak pemain muda mulai terasa nyata. Dengan fondasi yang tepat dan dukungan pembinaan yang berkesinambungan, sepak bola putri Indonesia bergerak ke arah yang lebih menjanjikan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Selandia Baru vs Mesir: Mohamed Salah Sebut Kemenangan Bersejarah The Pharaohs sebagai Pencapaian Besar

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan