Liga 1 Berubah Nama Jadi BRI Super League Mulai Musim Depan

BRI Super League akan menjadi nama baru Liga 1 mulai musim 2025/2026. Keputusan ini disahkan dalam RUPS PT LIB.

OlehThomas
Diperbarui 07 Juli 2025, 23:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) digelar PT Liga Indonesia Baru atau LIB pada Senin (7/7/2025) di The Langham Jakarta. Sejumlah keputusan strategis dihasilkan dalam RUPS yang baru selesai pukul 20.30 WIB itu.

Yang paling menyedot perhatian adalah perubahan nama kompetisi tertinggi di Indonesia BRI Liga 1. Mulai musim 2025/2026, nama resmi kompetis berganti menjadi BRI Super League. Perubahan juga terjadi di Liga 2 yang akan bernama Pengadaian Championship.

"Mulai musim ini [2025/2026] kami melakukan rebranding dengan mengusung nama BRI Super League untuk Liga 1 dan Pegadaian Championship untuk Liga 2," kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus di Jakarta, Senin (7/7/2025).

Perubahan nama kompetisi ini akan terus melekat meski sponsor utama berganti di masa mendatang. Kasta tertinggi akan bernama resmi Super League, sedangkan kasta kedua sepak bola Indonesia bernama Championship.

Namun perubahan nama tidak akan berlaku untuk Liga 3. Musim depan masih tetap memakai nama Liga Nusantara.

Selain itu PT LIB selaku operator liga juga akan mengalami perubahan nama menjadi I-League.

"Entitasnya tetap PT LIB tapi brandnya adalah I-League bukan LIB lagi.

 

 

Gebrakan PT LIB

Sebelum RUPS dilakukan PT LIB juga mengumumkan mengangkat Takeyuki Oya sebagai General Manager (GM) Kompetisi dan Operasional. Oya sebelumnya sudah bekerja selama 16 tahun di J-League (Liga Jepang).

Oya bukan sosok sembarangan. Dia sudah berpengalaman di J-League selama 16 tahun. Disana Oya bekerja menjadi GM Media Promosi dan Departemen Bisnis Internasional J.League dan GM Bisnis Global J.League.

"Hari ini, PT LIB memperkenalkan Takeyuki Oya sebagai GM Kompetisi dan Operasional. Ini luar biasa, ada terobosan di mana PT LIB memastikan berjalan profesional, transparan, dan baik," ungkap Erick Thohir.

"Pengalaman dia sudah 16 tahun. Ini percaya Liga Indonesia bisa diperbaiki. Saya berterima kasih ke Pak Ferry, terobosan luar biasa, perbaikan kalender Timnas Indonesia, implementasi VAR, kerja sama perwasitan terus ditingkatkan."

Harapan Besar PT LIB

PT LIB berharap kehadiran Oya akan membantu memperbaiki kompetisi sepak bola di Indonesia. Oya akan bertugas membawahi enam manajer di PT LIB.

"Jadi, sebenarnya kalau ditanya, kenapa? Ya memang karena kami dalam proses perbaikan transformasi, enggak alergi juga untuk yang lebih baik," kata Ferry Paulus.

"Kalau kita lihat J.League satu di antara liga terbaik di Asia, bahkan di dunia diakui, sehingga ini sangat perlu transfer knowledge," ucap pria yang karib disapa FP itu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

John Herdman Urai Target Timnas di Piala AFF 2026, Lebih dari Sekadar Juara

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan