Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Tragis, Ini Alasan Pemakaman Diogo Jota Bakal Dipercepat

Bintang Liverpool Diogo Jota dan saudaranya Andre Silva alami kecelakaan fatal di Zamora, Spanyol barat laut pada Kamis dini hari saat dalam perjalanan ke Santander.

Diterbitkan 04 Juli 2025, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bintang Liverpool Diogo Jota meninggal dunia akibat kecelakaaan lalulintas, Kamis kemarin (3/7/2025) waktu setempat. Penyerang timnas Portugal itu, mengalami kecelakaan mobil bersama saudaranya Andre Silva di kawasan Sanabria, Provinsi Zamora, Spanyol.

Kecelakaan fatal tersebut terjadi saat dalam perjalanan ke Santander. Mobil Lamborghini hijau yang dikendarainya tiba-tiba bannya meletus saat menyalip di A52 sehingga keluar jalur dan terbakar hebat. Kedua bersaudara itu dinyatakan meninggal di tempat kejadian menurut Dewan Provinsi Zamora.

Kabarnya, pemakaman Diogo Jota akan berlangsung hanya dua hari setelah peristiwa mengenaskan itu. Namun, belum diketahui apakah pemakaman akan dilakukan secara publik atau privat, dan apakah rekan setim Jota juga akan hadir untuk mengucapkan selamat tinggal.

Meninggalnya Jota yang menyedihkan terjadi hanya 10 hari setelah ia menikah dengan kekasih masa kecilnya Rute Cardoso, yang merupakan ibu dari ketiga anaknya yang masih kecil.

Jose Manuel Macedo, seorang pendeta setempat, mengonfirmasi bahwa upacara peringatan akan diadakan di Kapel Sao Cosme, 30 menit dari kampung halaman Jota di Porto.

Jenazah Jota Dimakamkan di Pemakaman Setempat

Menurut Daily Mail, layanan tersebut akan dimulai pada pukul 3 sore pada hari Jumat, sebelum misa pemakaman pukul 10 pagi pada hari berikutnya di Igreja Matriz de Gondomar - sebuah gereja yang tidak jauh dari tempat Jota baru-baru ini menikah.

Keduanya kemudian akan dimakamkan di pemakaman setempat. "Jenazah kedua bersaudara itu akan tiba di kapel kebangkitan untuk upacara peringatan yang akan diadakan besok dan kemudian pemakaman akan diadakan pada pukul 10 pagi pada hari Sabtu," kata Macedo kepada CNN Portugal.

Upacara Penghormatan Bagian dari Tradisi

"Kami siap untuk merayakan [hidup mereka] dengan semua orang dan berbagi rasa sakit dan harapan Kristiani."

Di Portugal, pemakaman biasanya dilakukan 48 jam setelah kematian - dengan upacara penghormatan terakhir sebagai bagian dari tradisi yang mencakup mengenakan pakaian hitam untuk berkabung dan upacara Katolik lengkap.

Kaus Miliki Jota Bakal Diabadikan di Liverpool

Kecelakaan tragis yang menimpa Jota tentu saja mengundang duka mendalam. Cristiano Ronaldo, Jurgen Klopp, Arne Slot, Trent Alexander-Arnold, dan Andy Robertson merasa patah hati atas kematian tragis tersebut.

Liverpool mengatakan mereka akan "mengabadikan" kaus bernomor punggung 20 milik Jota setelah adanya permintaan agar kaus tersebut dipensiunkan.

Pemain berusia 28 tahun itu mencetak 65 gol di semua kompetisi untuk The Reds, memenangkan dua Piala Carabao, Piala FA, dan Liga Primer.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Persija Jakarta Resmi Angkut Eks Kiper Persib Bandung, Berlabel Timnas Indonesia

Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan