Belanda Bantai-bantai, Memphis Depay Samai Rekor Gol Robin van Persie

Mereka sebelumnya juga menang 2-0 di markas Finlandia lewat gol Memphis Depay dan Denzel Dumfries.

Diperbarui 11 Juni 2025, 09:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Timnas Belanda menggila saat menjamu Timnas Malta dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup G, Rabu (11/6/2025) WIB. Bermain di Groningen, Oranje membantai tamunya itu dengan skor telak 8-0. Ini jadi kemenangan kedua Belanda dalam dua laga awal grup.

Kemenangan tersebut membuat Belanda mengoleksi enam poin sempurna. Mereka sebelumnya juga menang 2-0 di markas Finlandia lewat gol Memphis Depay dan Denzel Dumfries. Tak hanya tajam, lini belakang Belanda pun solid karena belum sekali pun kebobolan.

Dengan dua kemenangan itu, Belanda langsung menunjukkan status mereka sebagai salah satu unggulan grup. Produktivitas gol yang tinggi dan pertahanan yang rapat menjadi modal penting untuk sisa kualifikasi.

Depay Samai Van Persie, Koeman Rayakan Laga ke-50

Memphis Depay jadi bintang utama kemenangan atas Malta. Dua golnya di menit ke-9 (penalti) dan 16 membuat koleksi golnya bersama Belanda kini mencapai angka 50. Ia pun menyamai rekor Robin van Persie sebagai top skor sepanjang masa Timnas Belanda.

Pelatih Ronald Koeman juga punya alasan tersendiri untuk tersenyum lebar. Laga ini menandai pertandingan ke-50-nya sebagai pelatih Belanda. Kemenangan besar tentu menjadi cara ideal untuk merayakannya.

Virgil van Dijk turut mencetak gol dalam laga yang digelar di kota tempat ia mengawali karier profesionalnya. Kapten Belanda itu mencetak gol ketiga sebelum Xavi Simons, Donyell Malen, Noa Lang, dan Micky van de Ven menambah derita Malta.

Belanda: Produktivitas Menjanjikan, Pertahanan Tak Tembus

Belanda benar-benar dominan sepanjang dua laga awal. Mereka mencetak total 10 gol dan belum kebobolan. Memphis Depay memimpin daftar pencetak gol dengan tiga gol, diikuti Donyell Malen dengan dua.

Xavi Simons, Noa Lang, Micky van de Ven, Virgil van Dijk, dan Denzel Dumfries masing-masing mencetak satu gol. Ketajaman lini depan Belanda tersebar merata, memperlihatkan kedalaman skuad yang dimiliki Koeman.

Selain itu, gawang Belanda masih perawan. Lini belakang yang digalang Van Dijk terbukti tangguh. Ini menjadi kombinasi ideal yang bisa membawa mereka melaju jauh di kualifikasi.

Posisi Belanda di Grup dan Jadwal Berikutnya

Meski menang besar, Belanda saat ini masih berada di posisi dua klasemen Grup G. Mereka mengoleksi enam poin, tertinggal satu dari Finlandia yang sudah bermain empat kali. Belanda unggul selisih gol dari Polandia yang juga punya enam poin dari tiga laga.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di bawah Polandia, Lithuania baru mengoleksi dua poin dan Malta satu poin. Dengan jadwal yang lebih ringan sejauh ini, Belanda punya kans besar untuk memuncaki klasemen dalam laga-laga berikutnya. Jeda internasional selanjutnya akan berlangsung awal September 2025. Belanda akan menghadapi Polandia di kandang sebelum bertandang ke Lithuania. Dua laga ini bisa jadi momen krusial yang menentukan arah perjalanan Oranje di Grup G.

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan