Thuram dan Pavard: Patriot Prancis yang Siap Jadi Mimpi Buruk untuk Tim Jagoan Negaranya Sendiri

Aroma nasionalisme bercampur profesionalisme bakal menyelimuti laga puncak Liga Champions musim 2024/2025 yang akan digelar di Allianz Arena, Munchen, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB nanti.

Diperbarui 31 Mei 2025, 10:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sang ayah, Lilian Thuram, merupakan legenda sepak bola Prancis, namun tak pernah mencicipi manisnya trofi Liga Champions meski sempat mencapai final bersama Juventus pada 2003. Marcus secara berseloroh mengaku ingin ‘pamer’ kepada ayahnya jika berhasil meraih gelar prestisius tersebut bersama Inter.

“Bermain di final seperti mimpi masa kecil saya yang kini menjadi nyata,” ungkap Thuram dalam sesi wawancara. “Saya tumbuh dengan membayangkan momen ini di halaman rumah, dan kini saya menjalaninya.”

Sejak bergabung dengan Inter musim panas lalu, Thuram menjadi bagian penting lini depan Nerazzurri. Kini, dia punya kesempatan emas menutup musim dengan sempurna.

Dukungan Dingin dari Deschamps

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, turut memberi komentar terkait duel ini. Secara terbuka, ia mengaku mendukung PSG sebagai wakil Prancis di kompetisi antarklub Eropa paling prestisius tersebut.

“Saya tentu ingin PSG menang, itu jelas,” ujar Deschamps dalam wawancara dengan Le Parisien. Namun, ia buru-buru menambahkan, “Bukan berarti saya berharap Marcus atau Benjamin gagal. Saya hanya mendukung klub Prancis, tanpa mengabaikan kontribusi besar mereka untuk tim nasional.”

Pernyataan Deschamps mencerminkan dilema yang cukup unik—menaruh harapan pada klub kebanggaan negaranya, tapi tetap menghormati anak-anak asuhnya di Timnas yang kini menjadi “lawan”.

Jalan Panjang Menuju Puncak

Inter Milan terakhir kali mengangkat trofi Liga Champions pada 2010. Sejak saat itu, mereka hanya bisa mendekat, termasuk final 2023 yang harus mereka relakan kepada Manchester City. Kini, bersama armada baru yang lebih matang dan kompak, Nerazzurri punya peluang besar untuk mengukir sejarah kembali.

Final nanti bukan sekadar laga penentu juara, melainkan juga panggung untuk kisah personal yang menarik—tentang dua pemain Prancis yang memilih mengabdi pada klubnya, meski harus menantang kebanggaan negeri sendiri.

Apakah Thuram dan Pavard berhasil mengukir kejayaan bersama Inter? Atau justru PSG yang akhirnya mampu membawa pulang trofi impian? Jawabannya akan terungkap di Allianz Arena dini hari nanti.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan