4 Pemain Terbaik Manchester United Musim 2024/2025: Harry Maguire Bersinar di Tengah Keterpurukan

Musim 2024/2025 jadi salah satu periode paling kelam dalam sejarah modern Manchester United

Diperbarui 28 Mei 2025, 09:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Permainannya membawa angin segar di lini depan. Dengan kreativitas, kecepatan, dan kemampuan mengolah bola dalam ruang sempit, Amad menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan. Tak heran jika pada Januari lalu, ia menandatangani kontrak baru hingga tahun 2030, tanda bahwa klub melihatnya sebagai bagian penting proyek masa depan.

Noussair Mazraoui, Fleksibilitas dan Konsistensi

Didatangkan 'sepaket' dengan Matthijs de Ligt dari Bayern Munchen, Noussair Mazraoui menjadi salah satu kejutan menyenangkan musim ini. Dengan harga relatif murah, yakni £17 juta, pemain asal Maroko ini membuktikan dirinya sebagai aset berharga.

Mazraoui tampil dalam 57 pertandingan dan mampu bermain di berbagai posisi yakni bek kanan, bek tengah, wing-back, bahkan gelandang serang.

Meski tidak menyumbang gol, kontribusinya dalam organisasi permainan, transisi bertahan ke menyerang, serta kestabilan posisi membuatnya menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuat Amorim. Mazraoui layak disebut sebagai 'pemadam kebakaran' karena sering kali menjadi solusi saat pemain lain absen atau tampil buruk.

Harry Maguire, Kebangkitan yang Tak Terduga

Nama Harry Maguire sempat menjadi bahan ejekan publik Old Trafford dalam beberapa musim terakhir. Namun, musim ini, ia bangkit. Di bawah Ruben Amorim, Maguire tampil solid dan kembali menjadi pilar penting di jantung pertahanan. Ia tampil dalam 40 pertandingan, mencetak 4 gol penting, dan memberikan satu assist.

Yang menarik, beberapa golnya datang dalam momen-momen krusial, termasuk saat melawan Porto di menit 90+1, Leicester City di menit 90+3, serta gol kemenangan dramatis atas Lyon di babak perpanjangan waktu (120+1). Aksi-aksi tersebut membuktikan bahwa ia bukan hanya bek tengah, tapi juga ancaman bola mati yang efektif.

Transformasi Maguire menjadi simbol dari harapan bahwa setiap pemain bisa bangkit, bahkan dari posisi terendah sekalipun.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan