NOC Indonesia Gelorakan Target Lebih dari 2 Emas di Olimpiade 2028

NOC Indonesia berharap bisa merebut tiga medali emas pada Olimpiade 2028. Selama ini pencapaian terbaik Indonesia cuma dua emas pada dua kali Olimpiade.

OlehThomas
Diterbitkan 23 April 2025, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta NOC Indonesia atau Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengadakan Rapat Anggota Tahun 2025 di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, pada Selasa (22/4/2025). NOC Indonesia menggelorakan target melebihi pencapaian dua medali emas pada Olimpiade 2028. Untuk mewujudkan prestasli lebih tinggi, diperlukan kolaborasi semua pihak.

Pembukaan resmi ditandai prosesi simbolik berupa peletakan tiga medali emas Olimpiade oleh Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najmudin dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Taufik Hidayat. Ketiga medali tersebut merupakan medali asli milik para peraih medali emas dan melambangkan tiga nilai luhur Olimpiade: Friendship, Excellence, dan Respect.

Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menjelaskan tiga medali emas yang digunakan pada sesi seremonial pembukaan merupakan medali asli milik olympian dari dua Olimpiade terakhir, Greysia Polii (perwakilan peraih medali emas di Tokyo 2020) dan medali emas milik Veddriq Leonardo (Panjat Tebing) dan Rizki Juniansyah (Angkat Besi) di Paris 2024. Selain mewakili tiga nilai Olimpiade, ini juga merepresentasikan target capaian NOC Indonesia di Olimpiade selanjutnya, Los Angeles 2028.

Untuk diketahui, pencapaian terbaik Indonesia dalam satu Olimpiade adalah dua keping medali emas yang didapat dua kali yakni di tahun 1992 dan 2024.

“Rapat Anggota 2025 ini adalah moment untuk memperkuat komitmen melalui semangat kebersamaan yang dibalut tema Together for Excellence. Kita tahu, keberhasilan tidak datang dari kerja individu, melainkan dari kolaborasi. Ini bukan sekadar slogan atau semangat, tapi ini adalah komitmen bahwa kita harus bergandengan dalam perjalanan menuju prestasi tertinggi, terdekat di Olimpiade Los Angeles 2028,” ujar Okto, sapaan akrab Raja Sapta.

"Mudah-mudahan menjadi cita-cita kita yang akan terealisasi nanti di Olimpiade LA 2028, bahwa Indonesia bisa mendapatkan lebih dari dua emas," sambung Okto.

Kerjasama demi 3 Emas Olimpiade 2028

Sementara itu Taufik Hidayat yang juga peraih medali emas bulutangkis tunggal putra Olimpiade Athena 2004 menyebut bahwa Rapat Anggota NOC Indonesia merupakan momentum strategis untuk meningkatkan sinergi dalam menghadapi prestasi olahraga Indonesia, terutama menjelang SEA Games 2025 di Thailand, dan juga Olimpiade Los Angeles 2028.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Kemenpora terus mendorong kerja sama yang solid dengan semua pemangku kepentingan. Kami percaya dengan kebersamaan dan semangat gotong royong prestasi olahraga Indonesia akan terus meningkat dan meningkatkan kancah Indonesia di mata dunia. Pesan saya, jangan ada dualisme, tigalisme, tolong diselesaikan dengan cepat,” Taufik Hidayat. Sebagai implementasi konkret dari semangat Together for Excellence, NOC Indonesia juga menandatangani kerja sama strategis bersama TikTok Indonesia dan Aice Indonesia dalam rangkaian pembukaan Rapat Anggota. Kolaborasi ini mempertegas peran lintas sektor dalam mendukung performa Tim Indonesia di panggung internasional. “Dengan TikTok Indonesia sebagai Official Platform of Tim Indonesia, kami berharap para atlet bisa lebih dekat dengan para penggemar dan masyarakat luas, khususnya melalui jejaring media sosial. Platform ini memungkinkan publik mengikuti perjalanan para atlet dari latihan hingga bertanding, serta memberikan dukungan moral secara langsung,” kata Richard Sam Bera, Direktur Utama Tim Indonesia.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan