Profil Timnas Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Bukan Sekadar Pelengkap

Berikut profil timnas Pantai Gading jelang partisipasi di Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 16 April 2026, 23:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Pantai Gading akhirnya kembali merasakan atmosfer Piala Dunia setelah penantian panjang selama 12 tahun. Les Éléphants akan tampil untuk keempat kalinya di putaran final, menandai kebangkitan mereka di level tertinggi sepak bola dunia.

Penampilan terakhir Pantai Gading di ajang ini terjadi pada 2014 di Brasil. Saat itu, mereka nyaris melangkah ke babak 16 besar sebelum tersingkir secara dramatis di menit-menit akhir fase grup.

Kini, kehadiran mereka di Piala Dunia 2026 menjadi simbol era baru pasca-generasi emas Didier Drogba. Dengan komposisi pemain yang lebih segar serta sentuhan pelatih muda inovatif, Pantai Gading datang ke Amerika Utara dengan ambisi besar: melangkah lebih jauh dari sekadar fase grup.

Tergabung bersama Jerman, Ekuador, dan Curacao, tantangan yang dihadapi jelas tidak ringan. Dalam tiga penampilan sebelumnya, Les Éléphants selalu gagal lolos dari fase grup. Kali ini, Seko Fofana dan rekan-rekannya bertekad mematahkan catatan tersebut.

 

Perjalanan Menuju Piala Dunia 2026

Pantai Gading tampil luar biasa sepanjang kualifikasi zona Afrika. Mereka keluar sebagai juara Grup F dengan catatan sempurna di lini pertahanan—tidak kebobolan satu gol pun dalam 10 pertandingan, sebuah pencapaian yang sangat impresif.

Tiket ke putaran final dikunci lewat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kenya di laga terakhir. Meski mendapat tekanan dari Gabon yang diperkuat Pierre-Emerick Aubameyang, pertahanan Pantai Gading tetap kokoh hingga akhir.

Seko Fofana menjadi top skor tim di fase kualifikasi dengan tiga gol. Kontribusi juga datang merata dari pemain lain seperti Simon Adingra, Sebastien Haller, Franck Kessie, Yan Diomande, Evann Guessand, Karim Konate, Ibrahim Sangare, dan Hamed Traore.

Rekor tanpa kebobolan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pantai Gading bukan tim pelengkap. Pertahanan solid mereka berpotensi menjadi fondasi penting untuk melangkah jauh di turnamen.

 

Pelatih Timnas Pantai Gading: Emerse Fae

Emerse Fae mulai menangani tim pada Januari 2024 setelah menggantikan Jean-Louis Gasset di tengah turnamen Piala Afrika. Awalnya hanya berstatus pelatih interim, namun ia segera membuktikan kapasitasnya.

Dalam waktu singkat, Fae sukses membawa Pantai Gading menjuarai Piala Afrika 2024 setelah mengalahkan Nigeria 2-1 di final. Keberhasilan itu menjadi titik balik besar dalam kariernya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Momentum positif tersebut berlanjut ke kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana ia memimpin tim dengan sangat solid hingga memastikan status juara grup. Kini, Fae dipandang sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Afrika, dengan kemampuan taktik dan mentalitas yang telah teruji di turnamen besar.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan