Comeback Lawan Jakarta Livin Mandiri, Gresik Petrokimia Kembali Buka Peluang ke Final Four PLN Mobile Proliga 2025

Gresik Petrokimia naik ke posisi keempat klasemen PLN Mobile Proliga 2025 setelah menang atas Jakarta Livin Mandiri. Peluang Gresik Petrokimia ke final four masih ada.

Diperbarui 16 Februari 2025, 09:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia kembali membuka peluang lolos ke final four PLN Mobile Proliga 2025. Ini setelah skuad asuhan Ayub Hidayat itu mengalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-2 (19-25, 19-25, 25-20, 25-19, 15-13) di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Sabtu (15/2).

Dengan hasil ini, Gresik Petrokimia sudah meraih lima kemenangan dari 11 laga. Jumlah itu sama dengan yang diraih Jakarta Electric PLN. Namun, Jakarta Electric baru bermain 9 laga.

Petrokimia masih menyisakan satu laga melawan Yogya Falcons di Palembang, pekan depan. Sedangkan Jakarta Electric PLN masih menyisakan tiga laga, satu di antaranya di Pontianak melawan Yogya Falcons, Minggu (16/2). Sementara dua laga lainnya di Palembang.

Di klasemen, posisi Gresik Petrokimia naik ke peringkat keempat menggeser Jakarta Electric PLN. Meski sama-sama mengantongi lima kemenangan, Gresik Petrokimia memiliki poin 16, unggul dua angkat atas Jakarta Electric PLN.

Pelatih Gresik Petrokimia, Ayub Hidayat bersyukur timnya bisa menang. "Kemenangan ini tidak terlepas dari hasil kerja keras para pemain. Saya berterima kasih kepada pemain," ucapnya.

Kekalahan pada dua set awal, katanya, karena hasil evaluasi timnya melihat dua pemain yang lama dari Jakarta Livin Mandiri. "Kita belum pernah lihat dua pemain asing yang baru ini. Tapi alhamdulillah anak-anak bisa mengatasi di tiga set berikutnya," kata Ayub lagi.

Pemain Gresik Petrokimia, Maya Kurnia Indri mengakui sejak awal laga ini cukup berat. "Karena, kita hari pertama main lima set lawan Bandung bjb. Jangan mau menyerah," tegasnya.

Kesalahan Sendiri

Jakarta Livin Mandiri memimpin dua set awal. Namun, pada set ketiga dan keempat Gresik Petrokimia bisa menyamakan skor menjadi 2-2 dan dipaksa bermain lima set.

Seharusnya Jakarta Livin Mandiri dengan skor 3-0. Tim asuhan Danai Sriwacharamaytakul itu sudah unggul 18-15. Tapi, Gresik Petrokimia dapat menghentikan Jakarta Livin Mandiri di angka 18 menjadi 18-23 hingga akhirnya merebut set ketiga 25-20.

Set keempat kembali terulang. Gresik Petrokimia kembali melejit dengan meraih lima angka beruntun menjadi 20-15. Maya Kurnia Indri dan kolega kemudian menang 25-19.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Set penentuan, Jakarta Livin Mandiri melaju dengan 4-0. Tapi, perlahan Gresik Petrokimia mampu mengejar dan membuat skor saling menyusul 11-11 dan 12-12. Set itu diselesaikan Gresik Petrokimia dengan 15-13. Asisten manajer Jakarta Livin Mandiri Adnan Husein mengatakan kesalahan timnya terjadi pada set ketiga dan keempat. "Harusnya kita menang 3-0," ujar Adnan usai laga. "Anak-anak sering melakukan kesalahan sendiri," tambahnya lagi. Selain itu, dua pemain asing baru yakni Tara Taubner dan Annie Valentine Mitchem baru bergabung di Pontianak. Mereka menggantikan dua pemain asing lama yang mengalami cedera. "Dua pemain asing kami yang baru ini baru tiba dua hari lalu," tutur Adnan. Namun, Tara Taubner kepada wartawan mengatakan tidak ada alasan kedatangan yang baru dua hari menjadi alasan kekalahan. "Bukan alasan itu kita kalah karena saya baru dua hari bergabung," tegasnya.

Halaman
Show All
Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan