Piala Dunia U-17 2023 Segera Bergulir, Segini Estimasi Biaya yang Dihabiskan Pemerintah Indonesia

Ajang Piala Dunia U-17 2023 segera bergulir dalam hitungan hari. Indonesia menunjuk empat stadion sebagai venue pertandingan FIFA U-17 World Cup. Lantas berapa estimasi biaya yang dihabiskan pemerintah untuk mempersiapkan penyelenggaraan hingga renovasi venue? Simak ulasannya melalui artikel berikut.

Diperbarui 08 November 2023, 14:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Adapun guna menutup kekurangan, Menpora Dito Ariotedjo pernah menjelaskan pihaknya kembali mengajukan penambahan kurang lebih Rp150 miliar. Alhasil, total biaya yang dihabiskan untuk penyelenggaraan ajang FIFA U-17 World Cup 2023 berada di kisaran 400 miliar.

"Jadi, anggaran untuk (Piala Dunia) U-17 tidak beda jauh dengan U-20. Hanya saja, kemarin dari persiapan U-20 sudah ada yang terpakai. Jadi, tambahannya sekitar 100 sampai 150 miliar. Itu untuk penyelenggaraan semua," papar Dito terkait anggaran penyelenggaraan Piala Dunia U-17 pada Juli lalu.

Renovasi Stadion Piala Dunia U-17 2023

Di samping biaya penyelenggaraan dan persiapan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023, sejumlah dana turut digelontarkan pemerintah guna merenovasi stadion yang digunakan sebagai venue FIFA U-17 World Cup edisi ini.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang bertanggung jawab atas urutsan tersebut pernah menjelaskan, biaya renovasi berada di kisaran Rp100 miliar yang dialokasikan untuk perbaikan stadion.

"Hanya renovasi, kira-kira tidak lebih dari Rp100 miliar," tutur Basuki terkait biaya renovasi stadion Piala Dunia U-17 2023 pada Agustus lalu.

Secara spesifik, Jakarta International Stadium (JIS) menjadi venue yang memakan biaya renovasi paling signifikan. Maklum, stadion tersebut memang butuh perbaikan dari segi rumput ditambah akses berupa membangunan JPO yang secara khusus memakan biaya sekitar Rp80 miliar.

Sementara itu untuk tiga stadion lainnya relatif aman dari renovasi besar. Pasalnya, baik Stadion GBT, Manahan, maupun Si Jalak Harupat sudah pernah diproyeksikan untuk menggelar ajang Piala Dunia U-20 2023.

"Alhamdulillah tiga ini Si Jalak Harupat oke, Manahan oke, Gelora Bung Tomo oke, lapangannya oke, kecuali lapangan parkirnya diaspal lagi. Jalak harupat selesai pitch stitching, artinya rumput dijahit," jelas Menteri Basuki. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan