Profil Calon Bintang Piala Dunia U-17 2023: Amara Diouf, Singa Muda dari Senegal

Amara Diouf merupakan bintang muda timnas Senegal U-17 yang akan berlaga pada Piala Dunia U-17 di Indonesia. Pemuda berusia 15 tahun itu berambisi membawa negaranya juara.

Diperbarui 11 Oktober 2023, 00:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Senegal tergabung di Grup D berdasarkan undian Piala Dunia U-17 2023 yang akan berlangsung di Indonesia dari 10 November sampai 2 Desember 2023. Singa dari Teranga akan bersaing dengan Jepang, Polandia, dan Argentina.

Senegal datang ke Tanah Air dengan modal sebagai juara Piala Afrika U-17 2023. Kaptenya, Amara Diouf, berharap bisa membuat lebih banyak kenangan tak terlupakan di Piala Dunia U-17 2023.

Saat pertama kali melihat Amara Diouf, akan sulit menebak jika Anda sedang melihat seorang pemenang alami. Meski baru berusia 15 tahun, dia tidak kekurangan karakter maupun ambisi. Yang terpenting, dia punya satu impian utama: meraih prestasi besar bagi Senegal di setiap kompetisi.

Jelas sekali Amara Diouf hidup dan bernafaskan sepak bola. Dia dibimbing ayahnya Ady, mantan pemain yang menjadi direktur sepak bola.

"Dia adalah batu karang dan mentor saya, semua yang dapat saya capai dalam permainan ini adalah berkat dia," kata Amara Diouf seperti dikutip dari situs FIFA.

Sadar akan bakat putranya, Ady Diouf mendaftarkan Amara ke sekolah sepak bola di Pikine, di mana dia sendiri menjadi pelatihnya. Pada 2017, klub ini terpilih mewakili Senegal di kompetisi internasional besar U-12.

Amara mengemasi tasnya ke New York dan berkembang selama turnamen. Ia mencetak sembilan gol dan menarik perhatian Generation Foot, salah satu sekolah sepak bola terbesar di Senegal.

"Ini adalah pertama kalinya saya bermain di luar negeri dan saya memiliki kenangan indah saat itu," kata Diouf.

FIFA World Cup U-17 Indonesia bisa disaksikan di Indosiar dan SCTV. Bisa nonton Live 52 pertandingan lengkap hanya di Vidio. Best match di Moji dan Mentari, serta melalui Nex Parabola.

Karier Amara Diouf Mulai Meningkat

Sekembalinya ke Senegal, karier Amara Diouf yang sedang berkembang dengan cepat mulai meningkat. Setelah meninggalkan Pikine, dia bergabung dengan Generation Foot, menandai dimulainya bab selanjutnya dalam ceritanya.

Pemain sayap kiri ini naik pangkat dengan sangat cepat, membuat namanya terkenal sebagai pencetak gol terbanyak, dan reputasi ini menyebar melampaui batas Dakar, ibu kota Senegal.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pelatih kepala Senegal U-17 yang baru diangkat, Serigne Saliou Dia, menjelajahi seluruh negeri, dan menemukan Diouf yang berbakat. "Dengan keterampilannya, dia berada di urutan teratas, dan karena kemampuan teknisnya, dia dapat mengubah situasi apa pun menjadi menguntungkannya," katanya. "Dia dapat membuat perbedaan hanya dengan satu atau dua sentuhan," lanjut juru taktik yang membantu Senegal Juara Piala Afirka U-17 untuk kali pertama itu. Serigne Saliou Dia segera menunjuk Diouf sebagai kapten tim. Mengenakan ban kapten, semua mata tertuju pada Diouf saat ia memimpin timnya melawan tuan rumah Piala Afrika 2023 U-17, Aljazair. "Ada tekanan yang sangat besar bagi kami untuk memasuki turnamen ini," Diouf. {Rekan setim saya dan saya tak ingin mengecewakan negara kami, yang telah berkembang dari satu kesuksesan ke kesuksesan berikutnya sejak menjuarai Piala Afrika." "Saya harus berada dalam performa terbaik, seperti yang selalu ingin saya lakukan ketika mengenakan seragam Senegal," lanjut pemain sayap dinamis ini. Senegal melaju hingga final dan menang 2-1 atas Maroko untuk memenangkan piala. Diouf memainkan peran utama bagi Senegal sepanjang turnamen, mengesankan dengan kemampuan fisik dan teknisnya. Diouf menjadi pencetak gol terbanyak dengan lima gol, memecahkan rekor gol dalam satu edisi turnamen – yang sebelumnya dipegang oleh superstar Nigeria Victor Osimhen. "Saya sangat bangga telah memecahkan rekor ini," ucapnya. "Semua orang membicarakan penampilan saya di AFCON dan itu memotivasi saya untuk berbuat lebih baik lagi di masa depan."

Halaman
Show All
Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan