Marc Marquez Gabung Gresini Ducati di MotoGP 2024, Apa Kata Francesco Bagnaia?

Francesco Bagnaia komentari kehadiran Marc Marquez yang resmi meninggalkan Repsol Honda di akhir MotoGP 2023. Apakah ini mempersulit persaingan di Ducati?

Diterbitkan 07 Oktober 2023, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Honda kemudian menunjuk Johann Zarco sebagai pengganti Rins. Namun, dengan kepergian Marquez, mereka kini dilaporkan bakal mempromosikan Zarco ke tim pabrikan dan menemani Joan Mir.

Sementara posisi lowong di LCR diperebutkan sejumlah nama. Di Giannantonio masuk pertimbangan. Dia bakal bersaing melawan Iker Lecuona yang tengah berkompetisi di Superbike.

Penurunan Kinerja Marc Marquez dan Honda di MotoGP

Marquez dan Honda meneken kontrak selama empat tahun hingga 2024, durasi panjang yang tidak biasa di MotoGP, pada pramusim 2020. Namun, rentetan musibah kemudian terjadi.

Covid-19 menyerang dunia. Musim 2020 ditunda penyelenggaraannya dengan Marquez mengalami cedera serius sehingga melewatkan mayoritas musim.

Sosok berusia 30 tahun itu juga belum dalam performa terbaik di 2021. Ketika akhirnya benar-benar pulih berkompetisi pada 2022, Honda tidak dalam performa terbaik dan tertinggal dari pabrikan Eropa terutama Ducati.

Situasi sama berlanjut ke 2023. Situasi ini membuatnya kehilangan kepercayaan terhadap pabrikan yang membesarkan namanya tersebut.

Penurunan kinerja Marquez seiring menurunnya Honda terlihat dari statistik. Dia gagal naik podium di dua musim terakhir MotoGP. Pada 2023, Marquez bahkan gagal merebut poin pada sembilan seri awal meski berpartisipasi di empat ajang.

Saat ini Gresini Racing menjadi satu-satunya tim Ducati yang menyediakan kursi pada 2024. Mereka sudah mengikat Alex Marquez, dengan posisi Fabio di Giannantonio hampir pasti tidak diperpanjang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan