Borussia Dortmund Beri Coaching Clinic untuk 30 Pesepak Bola Muda Tangsel

Borussia Dortmund memanfaatkan kunjungan ke Indonesia dengan memberikan coaching clinic kepada 30 pesepak bola muda dari klub OCSC asal BSD Tangerang Selatan.

Diperbarui 09 September 2023, 21:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan pemain legendaris BVB di Indonesia. Selain coaching clinic, pemain BVB juga akan main dalam laga persahabatan BVB Legends melawan Persib Bandung All Stars pada 10 September 2023, di Stadion Siliwangi Bandung. Dalam pertandingan persahabatan nanti, Wilo dan BVB menyuarakan pesan ‘Scoring for Sustainability’.

Sebelumnya, Jumat kemarin, berlangsung penandatangan MoU sponsorship antara Wilo Indonesia dan klub OSSC, di kantor Wilo Indonesia. Kegiatan ini disaksikan oleh Patrick Owomoyela serta legend player Dortmund lainnya, Roman Weidenfeller. Wilo Indonesia diwakili oleh David Haliyanto, sedangkan dari OSSC diwakili oleh Ketua Klub Hening Pujowinarso, Sekjen OSSC Meyla Prima Susilawati, dan Bendahara Klub Lunar Parisa.

Erick Thohir Kunjungi Coaching Clinic Borussia Dortmund

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau kegiatan coaching clinic bersama legenda Borussia Dortmund untuk 30 siswa gelombang pertama dari Papua Football Academy (PFA) di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (8/9/2023).

Kegiatan ini diselenggarakan PSSI bekerjasama dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) yang tengah mengambil peran aktif dalam mendukung perkembangan sepak bola di Tanah Air, khususnya Timnas Indonesia.

Kehadiran Ketua Umum PSSI juga untuk memberikan dukungan terhadap program PFA yang pendiriannya diinisiasi oleh Presiden Jokowi dan ditindaklanjuti oleh PTFI dengan harapan dapat mengembangkan talenta-talenta muda terbaik Papua yang dapat memperkuat timnas.

“Membangun tim sepak bola tidak mungkin dari tim senior saja, harus benar-benar dari grassroot. Dan ini membangun tim nasional tidak bisa kerja sendiri, karena itu kita mendorong bagaimana liga punya elit pro academy,” kata Erick.

Dalam kesempatan tersebut, Erick juga memberikan apresiasi atas progres program PFA yang kini tengah memasuki gelombang kedua. Pada kegiatan coaching clinic ini, PSSI menghadirkan tiga legenda dari Jerman yakni Marcel Schmelzer, Jorg Heinrich, dan Paul Lambert yang merupakan mantan penggawa Borussia Dortmund.

Ketiga legenda mengajarkan banyak teknik sepak bola yang baru sesuai standar internasional, serta berbagi tips dari sistem pembinaan tim Jerman yang membawa mereka berhasil menjadi juara Piala Dunia pada tahun 2014. Pelatihan ini membantu mereka membangun kekuatan, kecepatan, dan ketahanan yang diperlukan untuk menjadi pesepak bola yang berkualitas.

Komitmen Kembangkan Bakat dari Papua

Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi menekankan komitmen perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang talenta sepak bola Papua.

"Sebagaimana Papua telah membawa kami menjadi perusahaan tambang kelas dunia, kami pun memiliki komitmen kuat untuk ikut mengembangkan kualitas talenta-talenta muda Papua, salah satunya di dalam bidang sepak bola. Kami percaya coaching clinic ini dapat menjadi pengalaman baru bagi siswa-siswa PFA dan semakin menumbuhkan semangat untuk mencapai potensi terbaik mereka,” ujar Jenpino.

Acara coaching clinic kemudian dilanjutkan dengan motivational talks yang dibawakan oleh Pelatih Kepala Timnas U-17 Bima Sakti yang didampingi tiga anak asuhnya yaitu Ji Da Bin, Reno Salampessy, dan Tonci Shouter Ramandei.

Kegiatan motivational talks ini membagikan motivasi dan kiat atas solusi permasalahan yang sering kali dialami oleh pemain sepak bola dengan menitikberatkan pada pentingnya kedisiplinan pesepak bola, terutama dalam mengatur waktu dan menjaga pola makan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan