Bupati Trenggalek, Gus Ipin Antusias dengan Kehadiran 2 Pemain Baru Liverpool

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau akrab disapa Gus Ipin merupakan penggemar Liverpool.

Diperbarui 10 Juli 2023, 10:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selain jadi pembicara di dua sesi diskusi, Novita juga dinobatkan sebagai pemenang Anugerah Inspiratif 2023 untuk kategori Tokoh Inspiratif Pegiat Persaudaraan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan.

"Kalau di Trenggalek saya 01. Kalau di sini, saya 00. Sebagai pendamping istri saja,” ujarnya berkelakar di tenda VIP saat menanti Novita diwawancara.

Cerita Gus Ipin Nonton Final Liga Champions 2013

Gus Ipin selama ini memang dikenal sebagai sangat menyukai sepak bola dan pendukung Liverpool. Kepada Liputan6.com, pria yang dinobatkan MURI sebagai wakil bupati termuda tahun 2016 itu juga bercerita pengalamannya menyaksikan langsung final Liga Champions di Stadion Wembley 2013 lalu.

Sebagai fan Liverpool, Gus Ipin sebenarnya sangat berharap tim kesayangannya yang tampil di partai puncak. Sayang, pada musim itu The Reds justru gagal menembus babak utama UCL.

"Beli tiketnya kan memang sudah dari jauh-jauh hari. Berharap Liverpool ke final. Eh ternyata yang di final malah dua klub Jerman. Jadi final bundesliga,” kata Gus Ipin berkelakar.

Final UCL 2013 mempertemukan Bayern Munchen dan Borussia Dortmund. Ini jadi final UCL sesama tim Jerman pertama sepanjang sejarah. Munchen sukses memenangkan laga dengan skor 2-1.

Persiga Trenggalek Siap Hadapi Liga 3

Sebagai pencinta sepak bola, Gus Ipin tidak hanya menaruh perhatian kepada sepak bola luar negeri saja. Dia juga berusaha untuk mengembangkan sepak bola di Trenggalek. Salah satunya dengan cara mendatangkan Mursyid Effendi, legenda Persebaya Surabaya sebagai pelatih Persiga Trenggalek. 

Pria asal Surabaya itu telah empat tahun lebih menangani Persiga. Dalam memunculkan bibit-bibit pemain muda, Assosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Trenggalek juga didorong untuk menggelar  Trenggalek Soccer League (TSL). Tahun ini, sebanyak 20 tim ikut ambil bagian termasuk Persiga. 

Menariknya, setiap tim hanya dihuni oleh pemain asli Trenggalek dan memiliki minimal 5 pemain U-21. 

Gus Ipin berharap agar PSSI juga lebih memperhatikan lagi porgram pembinaan usia muda dan segera menggulirkan kompetisi Liga 3 yang sempat dihentikan di tengah jalan pada tahun lalu. "Kalau tidak tertatur seperti ini, PSSI akan sulit mendapatkan talenta-talenta yang baru," kata Gus Ipin.

PSSI sendiri melalui ketum, Erick Thohir berniat menggelar kompetisi Liga 3 pada September 2023. Namun sebelumnya, PSSI berniat menggelar turnamen pramusim untuk Liga 3 maupun Liga 2.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan