Tinjau Stadion Manahan, Erick Thohir Yakin Solo Siap Gelar Piala Dunia U-20

Stadion Manahan akan menjadi tuan rumah partai final Piala Dunia U-20 2023.

OlehThomas
Diperbarui 12 Maret 2023, 12:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Ketua Panitia Penyelenggara FIFA U-20 World Cup 2023 (LOC), Erick Thohir melanjutkan kunjungan meninjau venue-venue yang akan dipakai untuk Piala Dunia U-20 2023. Pada Minggu (12/3/2023) giliran Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah yang dipantau oleh Erick Thohir.

Stadion Manahan akan memegang peran penting di Piala Dunia U-20 2023. Disana partai final akan dilangsungkan sehingga butuh perhatian khusus. Dengan status jadi penyelenggara laga final turnamen yang diikuti 24 negara, Manahan bakal jadi pusat perhatian luas dunia.

Dalam kunjungan akhir pekan ini Erick didampingi Zainuddin Amali (Menpora), Ratu Tisha (Wakil Ketua Umum PSSI), Essy Asiah (Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR), serta jajaran pengurus PSSI dan LOC. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam sesi peninjauan.

“Kalau di cabor sepeda ada Tour de France, yang kami lakukan Tour Stadium. Kunjungan ke Solo sangat penting mengingat kota ini tak hanya menjadi ajang babak penyisihan dan partai final, tapi juga acara selebrasi penutupan Piala Dunia,” ungkap Erick Thohir.

“Kami harus memberi pendampingan dan membantu memberi solusi. Kami datang langsung karena Piala Dunia U-20 penting buat kita. Bersama negara-negara Asia Tenggara, kita mulai membicarakan proses bidding tuan rumah Piala Dunia 2034. Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 jadi ujiannya. Kita harus sukses dan serius kaitan Piala Dunia U-20, cek satu persatu. Event ini menjadi harga diri bangsa kita,” imbuhnya.

Catatan FIFA untuk Manahan

Pada akhir Februari lalu, FIFA dalam kunjungannya ke Kota Begawan memberi sejumlah catatan berkaitan dengan renovasi.

FIFA meminta peningkatan kualitas rumput lapangan, penambahan anti slippery floor, dan pemasangan rumput sintetis di area sekeliling lapangan pertandingan.

Selain itu, pihak Pemkot Surakarta (Solo) juga diperintahkan melakukan perbaikan minor fasilitas toilet buat penonton. Tak terkecuali, kewajiban merenovasi media tribun, pembuatan kamera platform, penambahan CCTV, pembongkaran pagar tribun yang menghalangi pandangan penonton, serta penambahan flagpole.

FIFA juga menginstruksikan adanya penataan kawasan stadion, test commissioning lampu lapangan, dan perbaikan lampu area parkir plus pembuatan garis parkir.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kesemua itu dibenahi secara masif oleh pemkot dengan bantuan Kementerian PUPR. Diyakini proses pengerjaannya bisa tuntas sebelum kedatangan FIFA pada 25 Maret. Progres renovasi di Stadion Manahan sudah mendekati tuntas. Termasuk juga penanaman rumput lapangan yang sudah pada tahapan topdress dan penyulaman. Demikian pula pergeseran gerbang stadion sesuai permintaan FIFA. “Kami bersyukur, terlihat Solo sangat siap buat penyelenggaraan Piala Dunia U-20. Proses renovasi berjalan lancar, tinggal membereskan beberapa hal yang sifatnya minor. Seperti misalnya rumput. Pihak Kementerian PUPR menjanjikan proses perbaikannya tepat waktu. Kita berharap semuanya berjalan lancar,” ucap Erick Thohir.

Halaman
Show All
Thomas, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan