Tekanan Suporter Hantui Thailand Hadapi Indonesia di Piala AFF 2022, Panasnya Final SEA Games 1997 Diungkit Lagi

Thailand akan berhadapan dengan Indonesia pada penyisihan grup A Piala AFF 2022.

Diterbitkan 27 Desember 2022, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Thairath kemudian menyoroti kericuhan yang sempat pecah pada final SEA Games 1997 di mana pada laga itu, Thailand berhasil menang 4-2 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit.

Dalam laporannya, Thairath pun mengungkit pelemparan terhadap bek kiri Dusit Chalermsan yang tengah berjalan untuk melakukan sepak pojok. Insiden itu menyebabkan laga terhenti hingga 10 menit dan disusul dengan rubuhnya pagar pembatas saat jeda turun minum hingga berbagai keributan lainnya.

Perjalanan Indonesia

Pertandingan melawan Thailand menjadi laga kandang terakhir Indonesia di penyisihan grup Piala AFF 2022. Sebelumnya, pasukan Shin Tae-yong sudah lebih dulu menjamu Kamboja pada 23 Desember 2022. 

Pertandingan itu juga berlangsung di SUGBK, Senayan, Jakarta dan dimenangkan Indonesia dengan skor 2-1. Setelah itu, timnas Indonesia kemudian bertemu  Brunei Darussalam di Kuala Lumpur Malaysia. Dalam duel ini, Merah Putih yang melakukan rotasi pemain berhasil menang dengan skor sangat telak 7-0. 

Dengan dua kemangan ini, Indonesia berada di urutan kedua atau terpaut selisih gol dari Thailand.

 

 

Tidak Sampai 50 Ribu

PSSI sebenarnya telah mendapat izin menjual 30 ribu tiket untuk laga melawan Kamboja dan 50 ribu untuk laga melawan Thailand. Namun Sekjen PSSI, Yunus Nusi beberapa waktu lalu menyatakan kalau pihaknya ingin mencegah membludaknya penonton dengan mengurangi jumlah tiket yang dijual. 

"Untuk pertandingan melawan Kamboja hanya akan menjual kurang lebih 25 ribu lembar tiket dan laga lawan Thailand sekitar 40 ribu lembar tiket. Hal ini untuk menjaga dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Yunus Nusi seperti dilansir dari situs resmi PSSI. 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan