Eks Manajer Arsenal Dukung Prancis Pertahankan Gelar di Piala Dunia 2022

Eks manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger, mendukung Timnas Prancis untuk mempertahankan gelar juara di Piala Dunia 2022. Meski tengah dilanda badai cedera, Wenger menilai skuad asuhan Didier Deschamps justru bakal merasakan dampak positif dalam pelaksanaan FIFA World Cup edisi ini.

Diterbitkan 23 November 2022, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Eks manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger mengungkap tim favoritnya di Piala Dunia 2022. Pria berusia 73 tahun itu mengaku mendukung Timnas Prancis untuk kembali menjadi juara di FIFA World Cup edisi ini.

Seperti diketahui, Les Bleus merupakan kampiun Piala Dunia 2018. Mereka berhak atas trofi juara usai menaklukkan Kroasia dengan 4–2 dalam pertandingan final yang berlangsung di Luzhniki Stadium, Rusia, pada Juli 2018.

Sayangnya, pasukan Didier Deschamps bakal kesulitan mempertahankan gelar tersebut. Pasalnya mereka kini tengah dilanda badai cedera.

Sejumlah pemain kunci, mulai dari Karim Benzema, Paul Pogba, N’Golo Kante, Persnel Kimpembe, hingga Christopher Nkunku tak bisa memperkuat Timnas Prancis dalam ajang sepak bola terakbar empat tahunan.

Kendati demikian, Wenger optimistis negara kelahirannya bakal tampil apik di Piala Dunia 2022 Qatar. Menurutnya, kemunduran jelang kompetisi justru bakal membawa hal positif bagi pasukan Deschamps saat melakoni FIFA World Cup.

“Favorit saya yang nomor satu (di Piala Dunia Qatar 2022) adalah Prancis. Bukan karena saya orang Prancis sejak lahir, tetapi karena Equipe Tricolore memiliki serangan terbaik,” ujarnya, seperti dilansir dari Metro pada Selasa (22/11/2022).

“Jika Didier Deschamps mampu memastikan stabilitas yang diperlukan di lini pertahanan, maka sang juara bertahan (Timnas Prancis) akan memiliki peluang bagus untuk menjaga gelarnya (tahun ini),” sambung sosok yang pernah menukangi AS Monaco itu.

Tantangan Timnas Prancis

Lebih lanjut, Wenger menilai badai cedera bukanlah tantangan utama yang dihadapi Timnas Prancis dalam perjalanan untuk mempertahankan gelar Piala Dunia. Menurutnya, sikap para pemain yang terlampau santai justru lebih membahayakan.

“Saat (tim) Anda menjadi juara bertahan, bahaya terbesarnya ialah ketika tidak memiliki kekhawatiran. Tim yang terlalu santai tak bakal bisa fokus menjalankan tugas. Mereka hampir selalu akan mendapat kejutan kurang menyenangkan dan gagal bertahan lama di kompetisi.”

>“Sejujurnya, saya justru menganggap ini merupakan kabar baik karena Timnas Prancis punya banyak tugas (masalah) yang harus diselesaikan. Akibatnya, mereka perlu memperbaruui beberapa hal,” tutur Wenger.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Saya berasumsi bahwa situasi ini bakal memberi dampak positif pada kinerja mereka (Timnas rancis) di Doha karena tim racikan Didier Deschamps akan menjadi lebih fokus,” pungkas eks manajer kelahiran tahun 1949 tersebut.

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan