Fans Sebut Southgate Idiot Tidak Bawa Ivan Toney ke Piala Dunia 2022 Qatar

Penampilan memukau ivan Toney dengan brace-nya untuk menundukkan Manchester City membuat fans Inggris menyebut Southgate idiot, bahkan kriminal karena tidak membawa Toney ke Qatar

Diterbitkan 14 November 2022, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dua gol yang menakjubkan dari Toney langsung mendapat respon dari fans timnas Inggris. Mereka ramai-ramai menghujat Southgate, bahkan ada yang menyebutnya sebagai criminal karena tidak membawa Toney ke Qatar.

Kriminal

Dua pemain legenda Inggris, Rio Ferdinand dan Peter Crouch juga memuji penampilan Toney. “'Dia adalah pemain terbaik di lapangan' kata Crouch. :  

Penampilan Toney oleh fans lainnya dinilai membuat Southgate terlihat seperti orang idiot.

Seperti dilansir Daily Mail, bahkan seorang fans @iLatif menuliskan “Inilah sebabnya mengapa Inggris tidak segera memenangkan trofi apapun.”.

Pengguna lain menambahkan: 'Ivan Toney telah membuat Southgate terlihat seperti orang bodoh'

@hayes_hot juga mempertanyakan pemilihan manajer Inggris: 'Southgate perlu menjelaskan bagaimana Ivan Toney tidak berhak memilih skuad Inggris, striker yang luar biasa.'

Sementara @AFCWalter_ menulis: 'Southgate adalah penjahat karena tidak membawa Toney ke Qatar'

Tidak masuknya Toney dalam skuad Inggris yang diumumkan oleh Southgate tidak lepas dari kasus judi yang menimpa pemain kelahiran 16 Maret 1996. 

Kasus ini sendiri sedang ditangani oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA).

 

Soal Judi

Toney sendiri telah diperiksa oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) setelah dilaporkan terlibat judi sepakbola, Minggu (6/11/2022. Namun FA belum menetapkan Toney sebagai tersangka, dan penyelidikan masih terus berlangsung.

Diwartakan The Sun, pemain berusia 26 tahun itu diduga terlibat praktik perjudian di dunia sepakbola. Ia disinyalir pernah memasang taruhan dalam sebuah pertandingan tatkala masih membela Wigan dan Newcastle United.

"Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) baru-baru ini menyelidiki dugaan kasus perjudian yang melibatkan Ivan Toney. FA memeriksa ponsel pribadi Toney untuk mencari bukti-bukti atas spekulasi yang beredar," tulis The Sun.

Ivan Toney sendiri dengan tegas menyatakan bahwa dia tidak bersalah. Ia juga membahas tuduhan itu dalam sebuah posting Twitter pada hari Sabtu.

"Saya membantu FA dengan pertanyaan mereka, dan tidak akan membuat komentar apa pun sampai penyelidikan tersebut mencapai kesimpulannya," tulis Toney.

"Saya orang Inggris yang bangga dan selalu menjadi impian saya untuk bermain untuk negara saya di Piala Dunia," katanya lagi.

Ia berharap masalah ini tak membuat kesempatan memperkuat Timnas Inggris pupus. Apalagi, membela 'Tiga Singa' merupakan impiannya sejak kecil.

Kubu Brentford sendiri telah merilis pernyataan singkat berbunyi, "Brentford menolak berkomentar mengenai situasi yang mendera Ivan Toney."

Sebuah sumber mengatakan bahwa Toney tidaklah bodoh. Dia tahu situasi ini sangat berdampak buruk bagi dirinya meski telah bersikeras menyatakan tidak terlibat.

"Dia melakukan semua hal yang bisa dilakukan. Dia telah menyerahkan ponsel pribadinya, catatan-catatannya, dan berbicara banyak hal dengan perwakilan FA."

"Dia hanya bisa lepas dari kasus ini dan ikut terbang ke Qatar andai FA bisa menutup kasusnya tepat waktu. Jadi, tempatnya di Timnas Inggris tergantung dari progres penyelidikan yang dilakukan FA," lanjut sumber yang sama.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yo Kavya, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan